Produk China: Dulu Diremehkan, Kini Menguasai Dunia

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

16 April 2025 12:09 WIB
Perspektif | Rilis ID
Tampan Fernando Hasugian, Wartawan Rilis.id
Rilis ID
Tampan Fernando Hasugian, Wartawan Rilis.id

RILISID, Bandar Lampung — Di awal tahun 2000an, pasar Indonesia dibanjiri produk HP China dengan harga murah. Seperti Mito, K-Touch, Cross, dan lain sebagainya.

Namun kualitas HP-HP tersebut kalah jauh dibandingkan produk Jepang atau Korea. Tak heran HP China sering kali dipandang sebelah mata.

Label “murah dan murahan” melekat kuat pada barang-barang elektronik China. Begitu juga dengan produk otomotif yang kala itu mulai masuk ke Indonesia.

Berbagai produk dari Negara Tirai Bambu itu dulu dianggap sebagai opsi terakhir, karena kualitas dan daya tahannya yang meragukan, meski soal harga jauh lebih terjangkau.

Namun saat ini setelah lebih 1 dekade, kondisi itu berubah drastis. China berhasil membalikkan persepsi tersebut. Smartphone hingga mobil listrik dari China sudah menjadi incaran masyarakat kita.

Awalnya, banyak produk teknologi dari China yang dituding sebagai tiruan dari merek-merek ternama. Seperti HP yang mengcopas model Blackberry, sepeda motor yang menjiplak Honda, dan lain sebagainya.

Tapi seiring waktu, perusahaan-perusahaan seperti Huawei, Xiaomi, dan OPPO mulai menunjukkan jati diri sebagai inovator, bukan sekadar peniru.

Xiaomi misalnya mampu menghadirkan smartphone berkualitas tinggi dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibanding kompetitor dari Korea atau Amerika.

Sementara itu, di sektor otomotif, produsen mobil China seperti BYD, Geely, dan Great Wall Motors juga mengalami evolusi yang luar biasa.

Dulu, mobil China dikenal karena desain yang kurang menarik, performa rendah, dan fitur yang seadanya. Tapi kini, mereka mampu bersaing bahkan di pasar Eropa dan Amerika.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

HP china

mobil china

industri otomotif

opini

Tampan Fernando

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya