Pengalaman Warga Lampung Gunakan Gas PGN: Lebih Hemat, Bayar Mudah, dan Selalu Tersedia
Tampan Fernando
Bandar Lampung
“Ya lebih mudah ini, untuk penggunaan nggak repot kalau tengah malam habis, gas ini selalu tersedia. Kalau kemarin pakai tabung gas kadang-kadang juga langka. Sekarang saya nggak pernah pakai tabung gas lagi,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Deni Hakim, warga Jalan Zainal Abidin Pagar Alam, Labuhan Ratu Bandar Lampung.
Deni merupakan salah satu pelanggan perdana gas PGN di Bandar Lampung sejak pemasangan di tahun 2017. Harga yang lebih murah dan penggunaan yang praktis membuatnya yakin meninggalkan gas tabung.
“Saya mulai pasang tahun 2017, jadi di Bandar Lampung ini termasuk pelanggan pertama. Dengan harga saat saat itu Rp4.750 per satu meter kubik,” kata Deni.
“Sebelumnya kita pakai gas melon, tapi dengan gas PGN ini kita tidak perlu cari-cari kalau mau masak malam atau subuh gas habis. Jadi ini lebih mudah,” tambahnya.
Deni yang berprofesi sebagai wiraswasta itu mengaku awalnya mendapat sosialisasi pemasangan gas PGN dari RT. Setelah itu semua warga di tempat tinggalnya sepakat pakai gas PGN. Deni pun membuat perbandingan harga, dan ternyata lebih murah pakai gas PGN.
“Lebih murah gas PGN karena gas tabung untuk carinya aja susah. Kalau ini kan kita paling Rp70 ribu sampai Rp80 ribu per bulan. Tapi kalau gas melon bisa sampai 4 tabung,” jelas Deni.
Lebih repotnya kalau pakai gas tabung, kata dia, saat ini pengecer dan pangkalan hanya melayani pembeli yang pakai KTP dan dijatah hanya 1 tabung.
“Sekarang lebih susah, harus pakai KTP dan itu pun hanya bisa beli satu. Kemarin saya pernah coba beli untuk acara di rumah, nggak dikasih,” ceritanya.
gas PGN
biaya gas PGN
PGN dan LPG
PGN Lampung
gas rumah tangga
gas bumi
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
