Pengalaman Warga Lampung Gunakan Gas PGN: Lebih Hemat, Bayar Mudah, dan Selalu Tersedia
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — “Biayanya tergantung pemakaian, waktu awal-awal cuma Rp25 ribu per bulan. Untuk tahun-tahun ini Rp45 ribu dan paling mahal Rp98 ribu. Tapi tidak pernah lebih dari Rp100 ribu.”
Itulah ungkapan Reinaldo menjelaskan biaya langganan gas PGN. Warga Jalan Tupai, Kelurahan Kedaton Bandar Lampung itu sudah menjadi pelanggan gas rumah tangga sejak 2018.
Reinaldo antusias berbagi pengalaman dan mengajak awak media masuk dan memperlihatkan instalasi gas PGN dari teras hingga dapur rumahnya.
Awalnya Reinaldo dan keluarganya tertarik untuk mencoba gas PGN setelah ada sosialisasi dari RT setempat.
Ia mengaku senang lantaran selain harganya jauh lebih murah dibanding gas elpiji, pembayarannya juga praktis bisa dilakukan dimana saja.
“Awal mulanya pemakaian kita tahun 2018, dan sampai sekarang tidak ada kendala. Untuk pembayaran bisa melaui Indomaret, Kantor Pos. Sekarang ada pelayaan dari M Banking, kita biasanya pakai M Banking,” kata Reinaldo di rumahnya, Senin 28 April 2025.
Awalnya, ia mengaku sempat ragu dengan keamaan gas PGN yang sering diisukan gampang bocor. Namun selama penggunaan 7 tahun, terbukti tidak pernah ada kendala.
“Awalnya ada ragu tapi ternyata dihidupkan nggak ada bau (gas). Alhamdulillah sampai sekarang lancar sampai sekarang tidak ada kendala. Terus gasnya juga normal,” kata dia sambil menghidupkan kompor dan memperlihatkan api biru kepada wartawan.
Untuk biaya bulanan, Reinaldo mengakui kisaran pembayarannya sangat terjangkau. Hanya kisaran Rp45 ribu dan tertinggi Rp98 ribu.
Keuntungan lainnya, ia tak lagi khawatir kalau tiba-tiba gas habis dan harus repot mencari di kios pengecer atau pangkalan.
gas PGN
biaya gas PGN
PGN dan LPG
PGN Lampung
gas rumah tangga
gas bumi
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
