Bendera One Piece: Ketakutan yang Berlebihan
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Masyarakat latah dan pemerintah takut berlebihan, mungkin ini frasa yang pas untuk menanggapi ramainya fenomena pengibaran bendera One Piece jelang hari kemerdekaan ke-80 RI.
Ya, belakangan ini, sedang ramai menjadi perbincangan adanya gerakan pengibaran bendera One Piece.
Sebatas untuk diketahui, dikutip dari Wikipedia, One Piece adalah sebuah seri manga Jepang yang ditulis dan diilustrasikan oleh Eiichiro Oda.
Manga ini telah dimuat di majalah Weekly Shōnen Jump milik Shueisha sejak tanggal 22 Juli 1997.
Ceritanya mengisahkan petualangan Monkey D. Luffy, seorang anak laki-laki yang memiliki kemampuan tubuh elastis seperti karet setelah memakan Buah Iblis secara tidak disengaja.
Luffy bersama kru bajak lautnya, yang dinamakan Bajak Laut Topi Jerami, menjelajahi Grand Line untuk mencari harta karun terbesar di dunia yang dikenal sebagai "One Piece" dalam rangka untuk menjadi Raja Bajak Laut yang berikutnya.
One piece memiliki bendera yang khas yakni berwarna hitam dengan gambar kepala tengkorak dan tulang menyilang dibelakang serta menggunakan topi jerami.
Menurut situs web Fandom, dalam narasi One Piece, bendera Jolly Roger membawa makna tentang kekuatan kekuasaan, kebebasan, tekad pribadi, dan solidaritas.
"Bendera ini menolak segala ketidakmungkinan. Ini adalah simbol kepercayaan.” kata Hurilik, salah satu karakter One Piece.
Fenomena pengibaran bendera Jolly Roger pertama kali ramai digunakan oleh para supir truk di wilayah Pulau Jawa.
Bendera one piece
viral
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
