Anak TK Usia 5 Tahun di Lampung Sudah Bisa Bikin Game, Sang Ayah Ajarkan Coding Sejak Dini
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Maulida Kesuma, bocah perempuan berusia lima tahun yang masih duduk di bangku TK, sudah mahir memainkan game 3D di gadget maupun PC. Tak hanya bermain, Maulida bahkan sudah bisa membuat game sendiri.
Kemampuan luar biasa ini bukan muncul tiba-tiba, melainkan hasil dari bimbingan orang tuanya yang mengarahkan minat Maulida terhadap dunia game menjadi sesuatu yang produktif.
Maulida merupakan adik dari Fitria Khasanah, siswi SMP di Bandar Lampung yang belum lama ini mendapat penghargaan sebagai developer game termuda dengan karya terbanyak.
Sejak usia empat tahun, Maulida hampir setiap hari duduk menemani kakaknya saat membuat game.
Meski belum lancar membaca dan menulis, Maulida menyerap banyak hal dari aktivitas sang kakak. Ia belajar lewat mendengar, melihat, dan langsung mempraktikkan.
Menurut Fitria, coding sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan.
“Coding itu seperti main puzzle. Apalagi dengan metode drag and drop, anak-anak jadi bisa belajar dasar pemrograman dengan cara yang menyenangkan,” ujar Fitria.
Ia mencontohkan membuat desain rumah di Roblox Studio. Semua elemen seperti pondasi, dinding, pintu, hingga isi rumah sudah disediakan. Tinggal seret dan susun (drag and drop) saja untuk membuat sebuah game.
Dukungan Penuh Sang Ayah
Ken Setiawan, ayah Maulida dan Fitria, saat ditemui Rillis.id, mengaku dirinya hanya berusaha memberikan dukungan penuh terhadap minat kedua putrinya.
Anak TK
coding
bermain game
membuat game.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
