Verrel Bramasta Apresiasi Malam Anugerah FFL 2022, Ketangen Film Terbaik
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Film 'Ketangen' garapan Dewan Kesenian Bangka Barat menjadi Film Terbaik dalam Festival Film Lampung (FFL) 2022 yang dinobatkan pada Malam Anugerah di Taman Budaya Lampung Sabtu malam, (2/7/2022).
Ketangen juga memborong kategori lainnya pada FFL 2022 yakni Sutradara Terbaik, Aktor Terbaik, Penyunting Gambar Terbaik, dan Penata Gambar Terbaik. Total lima penghargaan disabetnya.
Adapun penghargaan lainnya Pemeran Pendukung Wanita Terbaik Tassya Mandiri Saputra as Lily Film 'Dua Pilar Satu Atap', Pemeran Pendukung Pria Terbaik Herman Basah as Aming Film 'Tiada Rasa Menyesal di Salon', Penata Suara Terbaik Muhammad Arif Apriansyah Film 'Dua Pilar Satu Atap', Aktris Terbaik Annisa Hani Ruslim as Daisy Film 'Dua Pilar Satu Atap'.
Kemudian Film Terfavorit kategori Umum 'Anin', Film Favorit Kategori Lampung 'Banyak Rambang', Ide Cerita Terbaik Angie Christina & Ilham Prajatama Film 'Dua Pilar Satu Atap', Film Pelajar Terbaik 'Angkara', dan Film Lampung Terbaik 'Sebambangan'.
Perhelatan FFL 2022 juga mendapat apresiasi dari para aktor nasional Ivan Fadila, Verrel Bramasta dan Athala Naufal.
Ketiganya menyaksikan langsung Malam Anugerah di Taman Budaya Lampung. Verrel dan sang adik Athalla juga menyempatkan memberikan penghargaan Penata Gambar Terbaik kepada Film Dua Pilar Satu Atap.
Verrel Bramasta mengatakan bangga dapat diundang di FFL 2022 karena kesuksesan sebuah film bukan hanya dari aktor tapi peran dibelakang layar.
"Selamat kepada para pemenang. Jaya terus film Indonesia," ucapnya.
Hal senada dikatakan sang adik, Athala Naufal yang mengatakan sudah banyak film di Indonesia tidak kalah dengan film di luar sana. Karena banyak keindahan alam Indonesia yang dapat menjadi karya untuk dinikmati.
"Selamat atas apresiasi ini kepada sineas muda," ucapnya.
Verrel Bramasta
Apresiasi Malam Anugerah FFL 2022
Ketangen Film Terbaik
IIB Darmajaya
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
