Susu, Sumber Zat Gizi yang Tak Boleh Diabaikan
lampung@rilis.id
Susu selain dikonsumsi secara langsung sebagai minuman (susu segar), juga merupakan bahan baku untuk membuat berbagai produk olahan seperti susu bubuk, krim, dan skim, mentega, keju, es krim, yoghurt, kefir, dan curstad.
Susu juga banyak digunakan sebagai ingredient pada pembuatan aneka pangan seperti produk cokelat, roti dan pastry, biskuit dan crackers, pancake dan waffle, dan sebagainya.
Lengkapnya komponen gizi susu sehingga memberikan kontribusi besar bagi gizi manusia menjadikan susu mendapat tempat istimewa sehingga ada Hari Susu Sedunia dan Hari Susu Nusantara yang jatuh pada 1 Juni.
Perayaan Hari Susu sedunia telah dimulai sejak tahun 2001 yang diinisiasi oleh Food and Agriculture Organization (FAO). Sedangkan Indonesia merayakan Hari Susu Nusantara sejak tahun 2009.
Peringatan Hari Susu berfokus pada peningkatan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya susu sebagai bagian dari diet seimbang bagi kesehatan dan pentingnya industri susu yang menghasilkan berbagai produk olahan susu.
Masih ada kontroversi susu sebagai pemenuhan gizi manusia yang dapat menimbulkan berbagai penyakit, terutama penyakit degenaratif seperti obesitas, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, kardiovakuler (stroke), dan kanker. Namun demikian manfaat susu tetap baik bagi pemenuhan gizi jika dikonsumsi secara seimbang.
Protein penting dalam menurunkan dan memelihara berat badan karena memberikan efek mengenyangkan sehingga mencegah konsumsi berlebihan dan dapat mengurangi simpanan lemak.
Oleh karena itu susu dan produk olahan susu dapat menurunkan risiko obesitas pada anak-anak dan produk olahan susu dapat memperbaiki komposisi tubuh dan memfasilitasi penurunan berat badan selama pembatasan energi pada orang dewasa.
Produk fermentasi susu seperti keju dan yoghurt mempunyai keunggulan karena memberikan kebaikan pada mikrobiota usus sehingga berkontribusi terhadap penurunan risiko diabetes tipe-2.
Selain itu susu dan yoghurt memberikan efek insulin tropik yaitu dapat meningkatkan sensitivitas insulin pada penderita diabetes tipe-2
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
