Pencabulan dan Perlindungan Hukum terhadap Anak
lampung@rilis.id
-
Kejahatan seksual khususnya tindak pidana persetubuhan anak yang menjadi korban persetubuhan akan merasa takut dan malu apabila masyarakat menjadi tahu suatu kejadian yang menimpa dirinya.
Karena, kejahatan seksual tersebut merupakan suatu aib bagi dirinya sendiri maupun keluarganya.
Maka diperlukan sanksi yang tegas untuk menindak pelaku persetubuhan terhadap anak agar hak-hak anak sebagai korban dapat benar-benar dilindungi.
Untuk mencegah kejadian kekerasan seksual pada keluarga, langkah-langkah pencegahan preventif sangat penting. Berikut langkah-langkah yang bisa diambil:
1. Pendidikan dan Kesadaran Publik
Pendidikan dan kesadaran publik memainkan peran kunci dalam pencegahan kekerasan seksual dalam keluarga.
Melalui penerangan, seminar, dan kampanye kesadaran, masyarakat dapat memahami masalah ini, mengenal tanda-tanda peringatan, dan mengetahui bagaimana melaporkan kejadian yang mencurigakan.
2. Peran Institusi Pendidikan dan Pencegahan
Institusi pendidikan, seperti sekolah dan perguruan tinggi, dapat berperan penting dalam mencegah kekerasan seksual dalam keluarga.
Dengan memasukkan pendidikan seksual yang komprehensif dan mempromosikan hubungan sehat, institusi pendidikan dapat membatu anak-anak memahami hak-hak mereka, membangun percaya diri, dan memberikan pemahaman yang jelas tentang apa benar dan salah dalam hubungan interpersonal.
Inses
perlindungan hukum
hukum
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
