Kadisdik Lampung dalam Lingkaran Suap Rektor Unila
lampung@rilis.id
-
Dengan adanya penyakit amoral dunia pendidikan Lampung, maka ini sangat terimplikasi terhadap integritas. Integritas merupakan aspek sangat penting yang harus dimiliki seorang pemimpin.
Dalam berbagai pembahasan integritas berkorelasi dengan konsep yang erat hubungannya terhadap konsistensi dalam tindakan, nilai, metode, ukuran, prinsip, ekspektasi dan berbagai hal yang dihasilkan.
Orang berintegritas berarti memiliki pribadi yang jujur dan memiliki karakter kuat. Integritas berasal dari kata Latin “integer”, yang berarti:
Sikap yang teguh mempertahankan prinsip, tidak mau korupsi, dan menjadi dasar yang melekat pada diri sendiri sebagai nilai-nilai moral.
Mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan, kejujuran.
Tentang integritas ini kerap tersiar dalam narasi diskusi publik dan dalam berbagai tulisan ilmiah.
Sudah barang tentu Integritas yang mempunyai nilai bukanlah sekadar bicara, bumbu pikiran, namun wajin diaplikasikan pada tindakan.
Menjadi sebuah keharusan pemimpin memiliki integritas sehingga terdapat juga unsur kredibilitas dalam syarat kepemimpinannya. Ini merupakan segi kemuliaan dari karakter pemimpin yang mumpuni dan layak diberikan amanah.
Integritas merupakan ruang yang dimiliki seseorang yang tidak terpengaruh pada nilai-nilai buruk yang membawa sekelilingnya berada pada negatif.
Seseorang yang memiliki integritas idealnya bisa menjadi pemimpin, baik pemimpin formal maupun pemimpin nonformal (Dr. Kenneth Boa: President dari Reflections Ministries, Atlanta).
Karomani
suap unila
sulpakar
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
