Catatan Merah Pendidikan Tinggi di Indonesia

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

3 Mei 2021 06:42 WIB
Perspektif | Rilis ID
Yongki Davidson, Sekretaris Umum HMI MPO Bandarlampung
Rilis ID
Yongki Davidson, Sekretaris Umum HMI MPO Bandarlampung

RILISID, — PENDIDIKAN secara etimologi berasal dari bahasa Latin yaitu ducare, yang berarti menuntun, mengarahkan, atau memimpin.

Secara umum pendidikan merupakan proses pembelajaran, pengetahuan, keterampilan, serta kebiasaan yang dilakukan suatu individu dari satu generasi ke generasi lainnya. Caranya, melalui pengajaran, pelatihan, dan penelitian.

Pendidikan Tinggi merupakan jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah yang mencakup program diploma, sarjana, magister, doktor, profesi, serta program spesialis --yang diselenggarakan Perguruan Tinggi (PT) berdasar kebudayaan bangsa Indonesia.

Mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan salah satu tujuan pendidikan di Indonesia yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945

Namun pendidikan nasional belakangan dari tingkat dasar sampai pendidikan tinggi mengalami gejala kapitalisasi, privatisasi, dan liberalisasi pascareformasi politik pada 1998. Tepatnya pada 21 Mei bersamaan kejatuhan rezim Soeharto.

Situasi seperti ini lumayan sulit diterjemahkan oleh masyarakat umum karena cara kerjanya yang amat begitu halus.

Akhirnya masyarakat berada dalam satu perangkap yang membuat dirinya tidak lagi dapat mengakses pendidikan baik dari pendidikan dasar sampai tinggi secara mudah seperti sebelumnya.

Pada tahun 1982 PT negeri (PTN) seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Institusi Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), dan PT besar lainnya dapat diakses oleh orang miskin.

Tapi, di awal abad ke-21 akses itu terhenti karena biaya pendidikan yang tinggi dan tidak terjangkau oleh masyarakat golongan menengah ke bawah.

Pada tingkat PT awal liberalisasi pendidikan dimulai dengan privatisasi empat PTN terkemuka, yaitu UI, UGM, ITB, dan IPB menjadi PTN BHMN (badan hukum milik negara) pada tahun 2000.

Menampilkan halaman 1 dari 4
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya