Brigadir Joshua

Juan Situmeang

Juan Situmeang

Mesuji

28 Juli 2022 10:58 WIB
Perspektif | Rilis ID
Ilustrasi : Rilis.id
Rilis ID
Ilustrasi : Rilis.id

RILISID, Mesuji — "INGATLAH! Bahwa dari dalam kubur, suara saya akan lebih keras daripada dari atas bumi."

Kalimat di atas disampaikan tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia, Tan Malaka pada saat merebut kemerdekaan dari penjajah di Tahun 1945.

Nampaknya kata-kata itu itu juga mewakili apa yang terjadi terhadap Brigadir Joshua Hutabarat, yang tewas ditembak dua puluh hari lalu. Bahwa kebenaran pasti akan muncul seperi fajar pagi hari.

Hal itu bukan dalam kata kiasan. Tapi benar-benar secara nyata. Di mana jenazah korban Brigadir Joshua yang sudah puluhan hari dikubur ternyata tidak bisa menutup persoalan yang terjadi.

Justru jutaan rakyat Indonesia semakin kuat mendesak agar kejanggalan-kejanggalan atas tewasnya polisi muda itu diungkap sejelas-jelasnya.

Sehingga, suara kebenaran itu akan muncul dari dalam kuburnya yang digali kembali untuk kepentingan autopsi ulang atau istilah yang dipakai ekshumasi.

Bahkan Presiden Joko Widodo sampai dua kali memberi perhatian secara khusus untuk membuka seterang-terangnya kasus ini dan tidak ada yang ditutup tutupi.

Tentu bagi Korps Bhayangkara, hal itu tidak bisa diabaikan. Sehingga Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Khusus kepolisian, yang dipimpin langsung wakapolri dan beranggotakan beberapa jenderal, menangani kasus ini langsung sehingga kasus ini dapat terungkap dengan jelas dan terbuka.

Jika melihat siaran langsung berjalannya autopsi ulang jenazah Brigadir Joshua, Rabu (27/07/2022), tentu kita dapat melihat proses transparansi kepolisian mulai berjalan.

Karena di dalam otopsi yang dilakukan melibatkan banyak dokter ahli forensik bukan dari internal Polri saja, tapi dari TNI AD dan perguruan tinggi yang ditunjuk.

Menampilkan halaman 1 dari 4
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya