Bijak Mengonsumsi Makanan saat Lebaran

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

14 Mei 2021 06:29 WIB
Perspektif | Rilis ID
Dwi Eva Nirmagustina, Ph.D., Dosen Teknologi Pangan Politeknik Negeri Lampung
Rilis ID
Dwi Eva Nirmagustina, Ph.D., Dosen Teknologi Pangan Politeknik Negeri Lampung

Sumber protein dapat diperoleh dari bahan hewani ataupun nabati. Dari hewani seperti telur, ikan, ayam, daging, atau susu. Sedangkan dari nabati antara lain adalah kacang-kacangan seperti kedelai dengan produk olahan terkenalnya karena kandungan gizi yang sangat baik, yaitu tempe.

Lemak merupakan zat gizi yang sangat penting bagi tubuh meskipun asupannya dibatasi. Adapun fungsi lemak di antaranya adalah sebagai sumber energi, sumber asam lemak esensial, alat angkut vitamin larut lemak, menghemat protein, memberi rasa kenyang dan kelezatan, sebagai pelumas, memelihara suhu tubuh, dan sebagai pelindung organ tubuh. Dari makanan sumber protein kita juga akan memperoleh lemak.

Vitamin dan mineral diperlukan tubuh dalam jumlah sedikit tetapi memiliki peran sangat penting. Vitamin berfungsi dalam reaksi metabolisme energi, pertumbuhan, dan pemeliharaan tubuh.  Sedangkan mineral berfungsi di antaranya adalah menjaga keseimbangan cairan tubuh, transmisi saraf dan kontraksi otot, metabolisme energi, dan memberi bentuk  (struktur) pada tulang.

Vitamin terbagi menjadi 2, yaitu vitamin larut air (vitamin B dan C) dan vitamin larut lemak (vitamin A, D, E, dan K).

Mineral juga terdiri dari 2 jenis yaitu mineral makro dan mineral mikro. Mineral makro adalah mineral yang diperlukan dalam jumlah banyak oleh tubuh yaitu Natrium (Na), Klorida (Cl), Kalsium (Ca), Fosfor (P), Magnesium (Mg), Sulfur (S) dan mineral mikro adalah mineral yang dibutuhkan sedikit oleh tubuh seperti besi, (Fe), Seng (Zn), Iodium (I), Tembaga (Cu), Mangan (Mn), Krom (Cr), Selenium (Se), Molibdenum (Mo), Fluor (F), Kobalt (Co).

Dalam berbagai bahan pangan baik hewani maupun nabati yang dikonsumsi akan terdapat vitamin dan mineral dalam jenis dan jumlah yang beragam.

Yang tidak kalah pentingnya dari semua zat gizi makro dan mikro di atas adalah serat pangan.  Serat pangan bukanlah zat gizi tapi merupakan komponen non gizi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Peran serat pangan di antaranya dapat menurunkan kadar kolesterol darah, mempercepat waktu retensi sehingga mencegah sembelit dan memperlancar buang air besar, serta mencegah kanker usus besar. Serat pangan dapat diperoleh jika mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan.

Sayuran dan buah-buahan merupakan makanan wajib yang harus ada dalam menu sehari-hari Selain manfaat serat pangan yang diperoleh, sayuran dan buah-buah yang berwarna-warni juga merupakan sumber komponen bioaktif yang sangat berguna bagi tubuh untuk mencegah bahkan bisa menyembuhkan penyakit.

Dengan mengkonsumsi makanan dari bahan pangan yang beragam maka akan didapatkan berbagai zat gizi makro dan mikro maupun zat non gizi yang dibutuhkan tubuh yang tentunya dikonsumsi dalam jumlah yang berimbang sesuai dengan kebutuhan harian kita berdasarkan jenis kelamin, usia, dan aktivitas kita sehari-hari.

Menampilkan halaman 3 dari 4

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya