Bijak Mengonsumsi Makanan saat Lebaran

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

14 Mei 2021 06:29 WIB
Perspektif | Rilis ID
Dwi Eva Nirmagustina, Ph.D., Dosen Teknologi Pangan Politeknik Negeri Lampung
Rilis ID
Dwi Eva Nirmagustina, Ph.D., Dosen Teknologi Pangan Politeknik Negeri Lampung

RILISID, — LEBARAN identik dengan makanan bersantan seperti rendang, opor ayam, sambal goreng hati, dan lainnya sebagai teman ketupat. Ini sudah merupakan tradisi sejak lama. Bisa dibilang tidak lebaran jika tidak ada menu ini semua.

Tapi kita tidak bisa membiarkan tubuh menerima makanan ini berhari-hari. Apalagi semua makanan dipanaskan berulang kali karena dimasak dalam jumlah banyak.

Menurut WHO asupan lemak tidak boleh lebih dari 30 persen dari total energi per hari. Ini setara dengan 67 gram lemak per hari. Jika total kebutuhan energi per hari 2000 kalori, maka ini setara dengan 5-6 sendok makan minyak per hari.

Kalau dari hari pertama sampai maksimal hari ketiga lebaran saja mengkonsumsi semua makanan ini setiap saat mulai dari sarapan, makan siang, dan makan malam, bagaimana kadar lemak tubuh kita?

Selain makanan utama, di saat lebaran juga bertebaran kue kering khas lebaran yang manis-manis seperti nastar, kastengel, putri salju, dan kerabat kue kering lebaran lainnya. Kita juga tidak bisa menghindari kue-kue yang menggugah selera tersebut. Tapi harus diingat bahwa asupan gula per hari pun harus dibatasi.

Kementerian Kesehatan RI menganjurkan asupan gula yang baik per hari adalah 50 gram. Jumlah ini setara dengan 5-9 sendok teh gula. Sumber gula juga bisa berasal dari minuman bersoda yang biasa disediakan sebagai minuman yang menyegarkan sebagai teman mengkonsumsi kue-kue tersebut.

Dalam tradisi masyarakat Lampung ketika lebaran harus ada kue basah yang wajib ada yaitu lapis legit. Bahan utama lapis legit adalah telur yang bisa mencapai sampai 40 butir telur dalam 1 loyang. Jika kita mengkonsumsi 1 potong lapis legit dengan berat 123 gram maka kita akan mendapat asupan kalori sebesar  511 kilokalori (kkal) dengan rincian 41 gram lemak, 31 gram karbohidrat, dan 6 gram protein.

Jika ditotal maka sudah berapa banyak kalori yang masuk ke dalam tubuh dalam 1 hari? Pasti sudah banyak dan mungkin melebihi batas asupan per hari yang dianjurkan.

Berdasarkan rekomendasi Angka Kecukupan Gizi (AKG) dari Kementerian Kesehatan RI, rata-rata kebutuhan kalori untuk pria dan wanita usia 30–49 tahun masing-masing adalah 2625 dan 2150 kkal per hari.

Sebetulnya asupan kalori per hari yang banyak tapi diimbangi dengan aktivitas yang memerlukan energi yang banyak juga maka tidak menjadi masalah. Sekarang pertanyaannya bagaimana dengan aktivitas yang dilakukan di saat lebaran? Apakah aktivitas yang dilakukan bisa mengeluarkan energi dalam jumlah banyak?

Menampilkan halaman 1 dari 4
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya