Aliran Dana Kadisdik ke Rektor Unila: Gratifikasi?
lampung@rilis.id
-
Memang tidak bisa sembarangan saja untuk menelaah keseluruhan mencakup aspek (mencoba meliputi seluruh kebenaran dari objek tersebut).
Lantas bagaimana dengan kebenaran aliran dana mengatas namakan SNMPTN dan SBMPTN yang digelontorkan Sulpakar ke Karomani?
Sah kah dana tersebut atau hanya kamuflase untuk menutupi kebenaran yang sesungguhnya?
Pertanyaan berikut: Dari mana sumber dana yang teralirkan dari sang kadis ke sang rektor saat itu.
Jawabannya bisa saja hadir sebagai sebuah ketidakbenaran (:kebohongan) selanjutnya. Karena memang untuk menutupi kebohongan maka akan menghadirkan kebohongan yang baru.
Untuk meminimalisasi kebohongan selanjutnya yang bisa saja dihadirkan di ruang publik, maka perlu kita memahami tentang SNMPTN dan SBMPTN.
SNMPTN adalah singkatan dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Sedangkan SBMPTN adalah singkatan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri.
Keduanya merupakan proses seleksi, dengan cara yang berbeda: dengan jalur tanpa seleksi ujian tertulis berbasis komputer dan melalui jalur ujian tertulis berbasis komputer sebagai syaratnya.
Ini merupakan peluang untuk bisa masuk perguruan tinggi negeri. Jika gagal melalui SNMPTN dengan pertimbangan skor ujian nasional, pencapaian akademis, nilai rapor pada lima semester paling akhir, maka masih ada kesempatan masuk melalui SBMPTN.
Seleksi SBMPTN harus mengikuti ujian tertulis, tes kemampuan akademik, dan tes potensi skolastik.
Karomani
suap unila
sulpakar
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
