Akselerasi Unila Menuju Pusat Peradaban
lampung@rilis.id
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — WALAUPUN sempat terjerembab, Universitas Lampung (Unila) ternyata segera mengalami pemulihan dan saat ini sedang bersiap menanti pemimpin baru.
Cepatnya proses recovery tersebut mencerminkan bahwa Unila sebagai institusi besar memiliki struktur organisasi yang kuat dan fungsional, aturan main jelas, serta didukung SDM yang terkelola baik.
Walaupun sempat sedikit limbung tetapi segera pulih. Tagline yang dipilih: “pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat” rupanya tepat dan bisa terwujud.
Perguruan tinggi sejatinya adalah pusat pengembangan peradaban, yang menginspirasi masyarakat luas dalam berbagai aspek kehidupan (termasuk ekonomi, sosial, budaya, dan teknologi).
Lanjutan proses recovery di bawah kepemimpinan baru hendaknya dijadikan momentum untuk mengakselerasi Unila menuju salah satu pusat pengembangan peradaban bangsa.
Akselerasi tersebut sangat dimungkinkan karena Unila sudah besar memiliki sumberdaya potensial yang memadai, termasuk: SDM, regulasi, kelembagaan, kerjasama, produk ipteks, pendanaan, sarana/prasarana, dll.
Pemimpin baru Unila (semoga kelak yang dilantik adalah yang terbaik) mengemban amanah besar.
Dari proses pilrek sangat jelas terdengar ekspektasi tinggi civitas akademika Unila dan masyarakat luas kepada calon pemimpin baru Unila.
Ekspektasi tinggi tersebut harus membangkitkan semangat untuk bekerja keras, cerdas, ikhlas, dan adil.
Kepemimpinan baru harus mampu mengoptimalkan pengelolaan resources, membangun partisipasi dan kolektivitas SDM, serta mewujudkan suasana akademik yang kondusif di Unila.
Akselerasi Unila Menuju Pusat Peradaban
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
