Teknokrat Bedah Produktivitas Penelitian dan Publikasi Karya Ilmiah di Era New Normal

Segan Simanjuntak

Segan Simanjuntak

Bandarlampung

10 Juli 2020 15:51 WIB
Humaniora | Rilis ID
Rektor UTI HM Nasrullah Yusuf. FOTO: ISTIMEWA
Rilis ID
Rektor UTI HM Nasrullah Yusuf. FOTO: ISTIMEWA

Dia menjelaskan penelitian memiliki dua tipe. Yakni penelitian dasar yang dimaksudkan untuk memperoleh pemahaman dan pengetahuan terhadap fenomena yang terjadi dan temuannya diharapkan dapat memberi kontribusi dalam pengetahuan, termasuk dalam bisnis.

“Selanjutnya, penelitian terapan yang bertujuan mengaplikasikan temuannya dalam penyelesaian masalah khusus yang dialami organisasi,” ujarnya.

Sementara Guru Besar Universitas Lampung Prof. Buhani menegaskan bahwa seorang dosen penting untuk melakukan penelitian sebagai bentuk tanggung jawab terhadap tugas dan fungsi dosen serta perkembangan khasanah ilmu pengetahuan.

“Meneliti adalah peran yang tidak bisa terpisahkan dari dosen karena akan menunjukkan pengembangan dan kedalaman ilmu dan yang membedakan dosen dengan guru,” ujarnya.

Sama dengan penelitian, lanjut Buhani, publikasi karya ilmiah juga penting bagi seorang dosen yang bermanfaat untuk pengembangan diri dan peningkatan kualitas pengetahuan serta meningkatkan prestise penulis.

“Juga bermanfaat untuk ilmu pengetahuan dan teknologi, meningkatkan reputasi institusi, dan meningkatkan kompetisi negara di tingkat regional maupun internasional,” pungkasnya. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya