TK IKI PTPN VII, Pionir PAUD di Bandarlampung
lampung@rilis.id
BANDARLAMPUNG
Sri Sungkowo Wati mengatakan, sejak berdiri TK yang dipimpinnya sudah banyak meraih prestasi di bidang ekstrakurikuler. Khusus di TK ini ada beberapa pembelajaran ekstrakurikuler yang bisa diikuti semua murid. Salah satu ekstrakurikuler yang pernah meraih prestasi hingga tingkat Provinsi Lampung yakni drum band.
Sejak 2007, TK ini sudah meraih juara I Mayoret pada perlombaan yang diselenggarakan IGTK Provinsi Lampung. Ditahun 2008, meriah juara I juga untuk katagori Gitapati dan Mayoret drum band pada ajang Porseni Tingkat Provinsi Lampung.
”Drum band kami juga pernah mengikuti kejuaran Nasional di Jakarta pada tahun 2008 dan 2009,” kata dia.
Selain drum band, kegiatan ekstarkurikuler yang berhasil meraih juara adalah tari tradisional. Pada lomba tari, TK IKI PTPN VII pernah meraih juara I pada lomba tari Badana. Tahun 2016 juga pernah meraih juara harapan untuk kategori tari Siger Penguten. Di tahun yang sama TK IKI PTPN VII meraih juara I lomba busana muslim TK se Provinsi Lampung.
”Masih banyak prestasi lain yang pernah kami raih. Antara lain juara lomba mewarnai, lomba doa harian, lomba hias layang layang, lomba puisi, dan lomba tahfiz Quran,” kata dia.
Untuk tahfiz Quran, Sri Sungkowo mengatakan, ektrakurikuler itu baru satu tahun diajarkan. Ia menyebut, tahfiz Quran mendidik anak-anak untuk menghafal ayat-ayat Quran dimulai dari surat-surat pendek, juga doa-doa harian.
Ia menegaskan, dengan kondisi yang saat ini adanya pandemi Covid 19, anak-anak didiknya banyak belajar secara online. Setiap hari Senin para wali murid mengambil tugas yang dikerjakan oleh siswa selama satu pekan. Ia berharap, pandemi ini bisa cepat berlalu sehingga anak anak didiknya bisa sekolah secara normal kembali.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pembina TK, terutama manajemen yang selama ini telah mensuport semua kegiatan yang dilaksanakan pihak TK. Sehingga bisa menghasilkan berbagai prestasi dibeberapa perlombaan.(*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
