Mahasiswa Unila asal Palestina Minta Indonesia segera Kirim Pasukan Perdamaian

Dora Afrohah

Dora Afrohah

Bandarlampung

25 Mei 2021 00:32 WIB
Humaniora | Rilis ID
Seminar internasional di ruang sidang utama lantai dua Rektorat Unila, Senin (24/5/2021). FOTO: RILISIDLAMPUNG/ Dora Afrohah
Rilis ID
Seminar internasional di ruang sidang utama lantai dua Rektorat Unila, Senin (24/5/2021). FOTO: RILISIDLAMPUNG/ Dora Afrohah

RILISID, Bandarlampung — Israel telah melanggar prinsip hak asasi manusia (HAM) dengan melakukan pembunuhan secara masif di Palestina.

Karenanya, seluruh dunia sudah seharusnya memberikan kontribusi pemikiran agar Palestina benar-benar ke luar dari krisis saat ini.

Demikian kesimpulan webinar internasional bertema Palestine Indepedence Ways Toward World Peace di ruang sidang utama lantai dua Rektorat Unila, Senin (24/5/2021).

Webinar secara online dan offline yang digelar Universitas Lampung (Unila) ini dipimpin oleh Wakil Rektor (WR) I Bidang Akademik Heryandi dan WR III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Yulianto.

Mereka didampingi Dekan FISIP Ida Nurhaida dan Dekan Fakultas Hubungan Internasional Ari Darmastuti.

Ada empat pemateri yaitu Duta Besar Palestina Zuhair Al Shun; Trias Kuncahyono (jurnalis senior Kompas); Mohd Kamarulnizam (Sekolah Studi Internasional Universitas Utara Malaysia); dan Zuhairi Misrawi (Ahli Masalah Timur Tengah).

Heryandi yang mewakili rektor Unila menyatakan dirinya mengutuk keras pembunuhan secara masif yang dilakukan Israel di Palestina.

”Atas hal ini Unila membuka kesempatan apabila ada warga Palestina yang ingin belajar di sini,” ujar Heryandi.

Saat ini ada empat mahasiswa Palestina yang belajar di Unila. Di antaranya Mohamed Zyad Alshurafa (Ilmu Komputer angkatan 2019) dan Raed Mohammed Arada (Teknik Elektro angkatan 2019).

Menurut Zyad, saat ini kondisi di Palestina sangat sulit dan bahaya. Dia berharap seluruh tempat bersejarah yang direbut Israel dapat kembali ke tangan umat Islam.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya