Kulak Kukut, Film Fiksi Drama Pertama dengan Isu Budaya Pangan Lampung

Adi Herlambang Saputra

Adi Herlambang Saputra

Metro

26 Desember 2022 09:07 WIB
Budaya | Rilis ID
Proses syuting film Kulak Kukut 2022. Foto: Dokumentasi Jejamo
Rilis ID
Proses syuting film Kulak Kukut 2022. Foto: Dokumentasi Jejamo

Melalui film yang menjalani proses shoting di Lamteng ini, penonton disajikan tradisi kuliner bernama Nganjar, keindahan destinasi wisata Curup Tujuh di Selagai Lingga, dan penampakan udara Monumen Kopiah Mas.

Puncaknya Film pendek berdurasi 35 menit ini, berhasil menampilkan Gulai Kulak Kukut dalam konsep plating yang menarik.

Sejauh ini, secara konsep presentasi sajian, masakan tradisional Lampung belum mampu ambil bagian dalam gala dinner even wisata nasional. Meskipun sebatas Festival Krakatau.

Arif berharap, setidaknya film ini menginspirasi Pemprov Lampung untuk menyajikan masakan tradisional Kulak Kukut kepada Duta Besar perwakilan negara sahabat, di Gala Dinner seperti Festival Krakatau.

Sebagai masakan, gulai Kulak Kukut merupakan masakan dengan kompleksitas rasa yang mewah.

"Sejauh ini, hanya Gulai Kulak Kukut yang dapat memadukan rasa tanah dari jamur dan aroma asap menjadi satu kesatuan sempurna pada gurihnya santan kelapa," jelas Arif.

Musik pengiring adegan film serta penghubung antara scene satu dan lainnya, dikomposisikan dengan melibatkan kombinasi alat musik tradisional Lampung.

Sebagai komposer, Oktavian Aditya terbilang sukses mengkombinasi Talo Balak, Gambus dan Serdam. Selain ritme gitar tunggal, sastra lisan seperti Dadi juga dikomposisikan dengan apik. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Agus Pamintaher
Tag :

Kulak Kukut 2022

Film Lampung

Fiksi Drama

Isu Makanan Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya