Cinta Berujung Maut, Pelajar di Lampung Tengah Dibunuh Kekasihnya yang Sudah Beristri
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Seorang gadis berinisial AD (16) ditemukan tewas di aliran sungai dalam kawasan perkebunan tebu PT Gunung Madu Plantations (GMP), Lampung Tengah.
Jenazah korban pertama kali ditemukan aparat kepolisian bersama warga Kampung Gunung Batin Udik pada Rabu malam (17/9/2025) sekitar pukul 00.22 WIB.
Mirisnya, korban yang masih berstatus pelajar itu diduga dihabisi oleh pacarnya sendiri, SI (42), seorang pria beristri.
Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Devrat Aolia Arfan menjelaskan, kasus ini bermula dari laporan orang hilang yang masuk ke kepolisian.
Tim Tekab 308 Presisi Polres Lampung Tengah bersama Polsek Terusan Nunyai kemudian melakukan serangkaian penyelidikan hingga menemukan titik terang.
“Pencarian difokuskan ke area tersebut, hingga akhirnya jasad AD ditemukan mengambang di sungai galian perkebunan tebu PT GMP,” kata Kasat Reskrim.
Saat ditemukan, korban mengenakan celana jins biru, kemeja bermotif abu-abu hitam, dan berambut panjang. Lokasi sungai yang tersembunyi membuat proses pencarian sempat berlangsung sulit.
Keterangan keluarga menyebut, AD terakhir terlihat meninggalkan rumah pada Minggu, 14 September 2025, dengan alasan hendak menemui temannya di Kotagajah.
Setelah dilakukan penyelidikan, polisi mendapati bahwa pelaku adalah SI, warga Kampung Gunung Batin Baru, Kecamatan Terusan Nunyai, yang sekaligus kekasih gelap korban.
Korban diduga dibunuh pada Senin, 15 September 2025, sekitar pukul 07.30 WIB. Hubungan keduanya ternyata sudah berlangsung hampir satu tahun.
kasus pembunuhan
Lampung Tengah
pacaran
cinta terlarang
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
