Akun Medsos Hotel Kyriad Lampung Diretas, Masyarakat Diimbau Waspada Penipuan dan Informasi Hoax
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Akun media sosial TikTok dan Instagam Hotel Kyriad M2 Lampung sedang diretas oleh orang yang tidak bertanggungjawab.
Untuk itu, manajemen Hotel Kyriad mengimbau masyarakat untuk waspada penipuan dan jangan percaya dengan informasi yang diunggah di akun tersebut.
Tim Medsos Hotel Kyriad M2 Lampung, Lusiana Dewi mengatakan awalnya akun TikTok Hotel Kyriad M2 Lampung kyriad.m2.lampung masih bisa ia gunakan untuk live. Tapi pada Sabtu (26/4) malam tiba-tiba akun itu log out dari HP-nya.
“Hari Sabtu malam biasanya ada live music, saya mau live ternyata sudah log out. Kemudian kami coba pulihin akun ternyata email dan nomor HPnya tidak terverifikasi,” kata Lusiana kepada Rilis.id, Kamis (1/5/2025).
Oknum yang meretas akun itu semakin meresahkan karena mengunggah beberapa postingan, termasuk video Lusiana yang awalnya diprivat jadi terbuka untuk publik.
“Ternyata orangnya semakin meresahkan, dia posting gift tapi ada kejanggalan karena nomor yang ditautkan bukan nomor HP. Besoknya dia mengubah video saya yang awalnya postingan privat dia open dan dia ganti caption,” jelasnya.
Yang paling meresahkan, si pelaku juga menyampaikan informasi palsu. Dimana pihak manajemen hotel telah membuat akun TikTok yang baru yaitu kyriadm2lampung_official, tapi si hacker menyebut akun yang baru itu adalah akun palsu.
“Karena akun lama tidak bisa dipulihkan, kita buat akun yang baru. Tapi dia screenshot dan dia bilang itu akun bodong. Jadi perbuatan pelaku bisa membuat kebingungan publik dan pencemaran nama baik,” ujar Lusiana Dewi.
Tak hanya akun TikTok, sebelumnya Instagram Hotel Kyriad M2 Lampung juga diretas oleh oknum.
Bahkan di akun IG itu, pelaku menyebar informasi palsu sampai ada korban yang tertipu Rp200 ribu yang ditransfer ke si pelaku.
Hotel Kyriad Lampung
peretasan
medso dihack
hacker Lampung
Hotel Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
