Siswi SMP di Lampura Jadi Korban Asusila Lapor ke Polisi
M. Riski Andresa
Lampung utara
RILISID, Lampung utara — Seorang siswi Sekolah Menegah Pertama (SMP) di Kabupaten Lampung Utara (Lampura), menjadi korban tindak asusila oleh temannya sebanyak dua kali.
SF (15) korban tindak asusila di Mapolres Lampura menceritakan, saat itu dirinya main ke rumah temannya yang masih tetangganya. Kemudian dirumah itu banyak kawannya juga sedang main ke rumah tersebut.
“Saya gak enak, karena banyak anak cowok saya akhirnya ke kamar,” ujar SF, Selasa (14/3/2023).
Setelah di kamar, seorang pria yang masih temannya juga masuk kedalam kamar dan langsung melakukan tindak asusila. Pelaku mengajaknya dengan mengatakan "Ayoklah gak ada yang tahu, cuma kamu sama saya aja yang ada disini,” ucapnya menirukan omongan pelaku.
Tidak hanya sekali itu perbuatan pelaku dilakukan. Karena keesokan malamnya, ditempat yang sama korban kembali mengalami asusila.
SF mengaku, terakhir kalinya ada yang merekam video dirinya di kamar tersebut.
“Seperti dijebak, soalnya ada rekaman video saya di kamar dan rekaman menyebar di sekolah,” imbuhnya.
Sementara SA (45) ibu korban menuturkan, anaknya menjadi korban tindak asusila sebanyak dua kali. Pertama terjadi pada Minggu (12/3/2023) sekitar pukul 19.00 WIB.
“Pelaku tindak asusila terhadap anak saya juga masih sekolah di SMP," kata Ibu korban
Ibu korban mengetahui kasus tersebut, ketika ibu pelaku mendatanginya. Ia meminta maaf atas peristiwa yang menimpa anaknya tersebut.
Asusila
cabul
pemerkosaan
Siswi SMP
lampura
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
