Polisi Tidak Temukan Ada Bekas Kekerasan pada Mayat Mengapung di Saluran Irigasi Desa Adirejo
RILIS.ID
Lampung Timur
RILISID, Lampung Timur — Penemuan mayat Helnadi Dahrunsyah Yakub (20) warga Hadimulyo Barat, Kota Metro, belum ditemukan ada tanda-tanda kekerasan.
Hal itu dikatakan Kapolres Lampung Timur AKBP M. Rizal Muchtar didampingi Kasat Reskrim IPTU Johanes EP Sihombing kepada Rilis.id Lampung Senin (29/1/2024).
Menurut Kapolres, penemuan mayat tersebut awalnya disampaikan oleh warga dan langsung ditindaklanjuti oleh anggotanya di lokasi ditemukannya.
Pihak Kepolisian dan Tim Medis Puskesmas Pekalongan, meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan proses evakuasi jasad.
Kondisi mayat saat ditemukan dalam keadaan mengapung di saluran irigasi mengenakan celana panjang warna coklat, kaus hitam, serta menggunakan jam tangan kotak.
"Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukannya unsur kekerasan," ujar Kapolres.
Sementara itu, Erdik Setiawan seorang petugas pintu air irigasi wilayah KB 5 A kelurahan Yosodadi, kecamatan Metro Timur, Kota Metro, mengungkapkan kronologis penemuan mayat tersebut.
Ia menemuan mayat mengapung di saluran irigasi Desa Adirejo, Kecamatan Pekalongan, sekitar pukul 07.00 WIB.
Saat menyetel pintu air irigasi, ia melihat mayat dalam posisi tengkurap di dalam aliran irigasi Sekampung Bunut dan hanyut menuju irigasi Desa Adirejo, Kecamatan Pekalongan.
"Saya menghubungi rekan saya Widodo untuk mencegat mayat tersebut," kata Erdik.
Kronologis
penemuan mayat
Adirejo Lampung Timur
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
