Keluarga Korban Penembakan Polisi Didampingi YLBH Lapor ke Polda Lampung
Yulianto
WAYKANAN
“Sehingga tidak menimbulkan opini-opini pembohongan di masyarakat, tentu hal ini berkaitan dengan marwah nama baik institusi Polri khususnya Polda Lampung, apalagi saat ini Intitusi Polri berada dalam situasi kurang baik di mata masyarakat,” tandasnya.
Sebelumnya, korban Ansori diduga pencurian Tandan Buah Sawit (TBS) yang tewas tertembak oleh Personel Polda Lampung saat melakukan PAM, direncanakan akan menikah setelah Hari Raya Idul Fitri Tahun 2023 ini.
Korban rencananya akan menikah setelah Idul Fitri tahun ini, namun takdir berkata lain, dia tertembak dan meninggal dunia diduga dilakukan oleh oknum polisi.
Sebelumnya Kapolres Waykanan AKBP. Teddy Rachesna, telah menjelaskan kronologi peristiwa tersebut.
Awalnya, kata kapolres, Minggu (29/01/2023) sekitar Pukul 23.00 WIB, personel Pam Polda Lampung melaksanakan patroli di kebun sawit.
Pada saat itu, anggota polisi melihat sesorang sedang mencuri buah sawit. Petugas berusaha mencegah dengan peringatan tembakan ke atas.
Namun tersangka malah melarikan diri dengan nekat menabrakkan mobil yang dikendarainya ke salah satu orang yang menghadangnya.
Sehingga, personel tersebut melepaskan tembakan ke arah mobil dan mengenai korban.
Atas kejadian itu pihak keluarga Ansori yang di dampingi YLBH 98 melapor ke SPKT Polda Lampung.(*)
Ansori
Tewas
Tertembak
Polisi
Keluarga
Lapor
YLBH98
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
