Jemput Dukungan Pusat, Bupati Hamartoni: Program Sekolah Rakyat Jadi Fokus Utama
Furkon Ari
Lampung Utara
RILISID, Lampung Utara — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Utara (Lampura) bergerak cepat memburu dukungan pemerintah pusat guna memperkuat program pengentasan kemiskinan dan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat miskin ekstrem.
Langkah itu ditunjukkan langsung oleh Bupati Lampura Hamartoni Ahadis yang menemui Menteri Sosial (Mensos) RI Syaifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul, di Kantor Kementerian Sosial, Jumat (8/5/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemkab Lampura dalam memperjuangkan pelaksanaan Program Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai berjalan pada 2026.
Program nasional tersebut diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga miskin kategori Desil 1 dan 2, agar akses pendidikan benar-benar menyentuh kelompok masyarakat paling rentan.
Dalam pertemuan itu, Mensos menegaskan bahwa Program Sekolah Rakyat tidak boleh meleset dari sasaran.
Pemerintah daerah diminta memastikan calon penerima manfaat benar-benar berasal dari keluarga yang membutuhkan berdasarkan data sosial ekonomi nasional.
"Sekolah Rakyat harus menjadi instrumen pemutus rantai kemiskinan. Karena itu penerimanya wajib tepat sasaran," tegas Gus Ipul di hadapan jajaran Pemkab Lampura.
Menanggapi hal itu, Bupati menyatakan kesiapan Lampura menjalankan program tersebut. Selain membahas Sekolah Rakyat,
Pemkab Lampura juga menyerahkan sejumlah proposal bantuan sosial melalui Dinas Sosial untuk memperkuat perlindungan bagi masyarakat kurang mampu.
Langkah “jemput bola” ke pemerintah pusat itu dinilai penting di tengah tingginya kebutuhan bantuan sosial dan pemerataan akses pendidikan di daerah.
Sekolah Rakyat
Kementerian Sosial
Menteri Sosial RI Syaifullah Yusuf
Pendidikan
Sosial
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
