Viral Tarik Uang Sekolah Rp3,7 Juta, Begini Penjelasan Kepala SMAN 1 Tumijajar
lampung@rilis.id
Bandarlampung
Ia memastikan semua berita acara, absensi kehadiran orang tua saat rapat, dan usulan pengajuan sumbangan dari wali murid telah dibuat dengan transparan.
Pihak sekolah saat ini tinggal menunggu verifikasi faktual atau survei lapangan yang dilakukan tim dalam waktu dekat. Setelah itu akan menghubungi orang tua yang mengajukan keringanan.
"Dengan demikian, besar sumbangan yang disosialisasikan oleh pengurus komite tidak ditetapkan nilainya, namun sangat variatif," ujarnya.
Najam menerangkan semua uang yang terkumpul dari 332 siswa kelas X nantinya untuk membiayai operasional dan pembangunan fisik sekolah.
Ia mencontohkan pagar pengaman dari lantai satu menuju lantai tiga sekolah yang hingga kini belum ada. Selain itu, musala belum bisa digunakan karena pembangunannya belum beres.
"Yang paling mengelisahkan saya adalah membayar insentif 48 guru honorer dan hanya 11 yang memiliki NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan)," ungkapnya.
Untuk diketahui, hanya guru honor dengan NUPTK yang insentifnya dibayar lewat Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Di luar itu, menjadi tanggung jawab sekolah. (*)
SMAN 1 Tumijajar
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
