El Nino Ancam Lampung, Kadis Perkebunan: Untuk Tanaman Kopi Itu Menguntungkan
Tampan Fernando
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung
— BMKG memprediksi fenomena El Nino akan terjadi pada Agustus hingga September 2023. El Nino akan berdampak pada kemarau panjang dan kekeringan di beberapa daerah, termasuk Lampung.
Namun menurut Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Lampung Yuliastuti, El Nino tidak semuanya berdampak negatif pada tanaman.
Ada juga yang berdampak positif, seperti pada tanaman kopi yang merupakan komoditas unggulan dari Lampung.
“Jadi untuk kopi, El Nino justru baik, karena kopi itukan membutuhkan panas untuk proses fotosintesa. Jadi untuk tanaman kopi itu diuntungkan karena proses pembungaan menjadi buah itu butuh panas,” kata Yuliastuti kepada Rilis.id, Jumat (28/7/2023).
“Tapi untuk tanaman lainnya seperti karet kalau dia musim kering itu getahnya kurang. Tapi kalau di musim hujan getahnya terlalu encer,” tambahnya.
Meski begitu, Disbun Lampung telah mengupayakan ketersediaan air saat musim kemarau tiba. Salah satunya dengan membangun irigasi perpompaan di beberapa daerah.
“Jadi upaya kami, yaitu membangun irigasi perpompaan untuk penyediaan air di perkebunan. Selain itu juga membangun embung-embung,” jelas Yuliastuti.
Namun Yuli tidak menyebutkan lokasi pembangunan irigasi perpompaan dan embung, dan berapa unit pompa yang disiapkan menghadapi El Nino 2023 ini.
Untuk produktifitas kopi Lampung, Yuliastuti menyatakan Pemprov Lampung telah membuat model demoplot kopi dengan sistem pagar. Demoplot adalah pembuatan lahan percontohan agar petani dapat menjadikannya sebagai rujukan.
Yuliastuti berharap demoplot penanaman kopi dapat meningkatkan kembali produktivitas kopi robusta Lampung melalui pengembangan model serupa di sentra-sentra perkebunan kopi di berbagai kabupaten.
el nino
kekeringan
Kadis Perkebunan Lampung
Yuliastuti
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
