Ekspor Besar, 600 Ton Kopi Robusta Lampung Mendarat di Mesir
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Sebanyak 600 ton biji kopi robusta asal Lampung mendarat di gudang Haggag Import Company, Distrik Abbasea, Kairo, Mesir.
Kedatangan ekspor kopi Lampung itu ditinjau langsung oleh Atase Perdagangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kairo, M. Syahran Bhakti bersama para stafnya.
Seluruh kopi Lampung yang masuk ke Mesir, 350 ton di antaranya akan diolah menjadi kopi bubuk dengan berbagai cita rasa.
Sementara 250 ton sisanya akan dijual di pasar lokal dalam bentuk biji kopi hijau (green bean).
Syahran Bhakti mengungkapkan pengiriman kopi itu merupakan hasil transaksi dagang pada Trade Expo Indonesia (TEI) 2024 yang berlangsung pada Oktober lalu.
Ia menyebut pangsa pasar kopi Indonesia di Mesir mencapai 41,45%, menjadikannya sebagai negara dengan pangsa pasar terbesar pertama.
“Hal ini menunjukkan tingginya minat warga Mesir dan kawasan sekitarnya terhadap kopi Indonesia,” ujarnya, Selasa (4/2/2025).
Negara lain yang turut menguasai pasar kopi di Mesir adalah Vietnam (20,10%), Brasil (9,77%), India (9,42%), dan Italia (3,53%).
Pada periode Januari-Oktober 2024, nilai ekspor biji kopi Indonesia ke Mesir mencapai 100 juta dolar AS (sekitar Rp1,63 triliun), meningkat 19,95% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Volume ekspor mencapai 123.171 ton, terdiri dari robusta dan arabika.
kopi Lampung
industri kopi
Kemenperin
Kementerian Perindustrian
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
