Dalam Dua Bulan, Realisasi Pajak Lampung Mencapai Rp787 Miliar

Tampan Fernando

Tampan Fernando

Bandar Lampung

19 Maret 2025 17:36 WIB
Bisnis | Rilis ID
Kantor DJP Bengkulu Lampung. Foto: ist
Rilis ID
Kantor DJP Bengkulu Lampung. Foto: ist

RILISID, Bandar Lampung — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Bengkulu dan Lampung mencatat penerimaan pajak di wilayah Lampung hingga 28 Februari 2025 adalah Rp787,2 miliar dari target sebesar Rp9.190,1 mililar.

Kepala Seksi Dukungan Teknis Komputer Bidang Data dan Pengawasan Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, Hendra Juanda mengatakan berdasarkan jenis pajak, penerimaan dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebagai kontributor utama dengan realisasi sebesar Rp422,3 miliar mengalami kontraksi sebesar -10,45 persen.

Lalu Pajak Penghasilan (PPh) memberikan kontribusi penerimaan sebesar Rp295,5 miliar. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mencatat penerimaan sebesar Rp5 juta dengan pertumbuhan 100,07 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sementara penerimaan dari jenis pajak lainnya mencapai Rp69,43 miliar atau tumbuh positif sebesar 184,1 persen dibanding tahun sebelumnya,” jelas Hendra dalam Rapat Asset and Liabilities Committee (ALCo) Regional yang berlangsung secara daring, Jumat (14/3/2025).

Hendra juga menyampaikan isu terkini yaitu tentang kewajiban pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi yang akan berakhir pada tanggal 31 Maret 2025 dan Wajib Pajak Badan yang akan berakhir pada tanggal 30 April 2025 dengan mengakses laman eFilling pada djponline.pajak.go.id.

Hendra juga menambahkan informasi bahwa selama bulan Ramadan, waktu pelayanan di Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) Kantor Pelayanan Pajak (KPP) buka dari jam 08.00 s.d 15.00 WIB. 

“Wajib pajak juga dapat memanfaatkan layanan pojok pajak pada berbagai lokasi seperti Mall Boemi Kedaton dan Lampung City Mall pada hari Sabtu dan Minggu mulai pukul 14.00 sampai 20.00 WIB dan Chandra Department Store pada pukul 10.00 s.d 17.00 WIB,” ujar Hendra.

Hendra menambahkan DJP Bengkulu dan Lampung akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, memastikan implementasi kebijakan perpajakan berjalan efektif, serta mendorong kepatuhan pajak secara berkelanjutan untuk menjaga stabilitas penerimaan negara.

“Kami tetap optimis bahwa dengan dukungan seluruh wajib pajak, kinerja penerimaan pajak akan terus mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam periode mendatang,” ujar Hendra. (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Tampan Fernando
Tag :

pajak negara

pajak usaha

pajak Lampung

pendapatan pajak

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya