Universitas Saburai Gelar Pelatihan Manajemen Usaha Obat Herbal
lampung@rilis.id
Pesisir Barat
RILISID, Pesisir Barat
— Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai) bersama Konsorsium Bestari dan Politeknik Negeri Lampung (Polinela) mengadakan pelatihan manajemen usaha pembuatan obat herbal.
Kegiatan ini berlangsung pada 1-2 September 2021 di Balai Pekon Labuhanmandi Kecamatan Waykrui Kabupaten Pesisir Barat.
Comitte Organizer Konsorsium Bestari, Novita SP, menyatakan tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan ekonomi dengan berbasis potensi lokal.
Objek kegiatan adalah seluruh anggota Kelompok Simpan Usaha (KSU) Munyai Mekhawan yang terdiri dari 34 ibu-ibu penduduk Pekon Labuhanmandi.
Peratin Pekon Labuhanmandi, Husni Thamrin, dalam sambutannya sangat mendukung kegiatan ini. Sebab, dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.
Selain itu, pembuatan herbal ini juga akan meningkatkan taraf kesehatan penduduk di daerah yang ia pimpin.
Ia karenanya tetap mengharapkan pendampingan dari Konsorsium Bestari dan juga pemateri dari Universitas Saburai dan Polinela.
Dalam pelatihan, dua pemateri memberikan bahan yang berkaitan dengan manajemen usaha pembuatan obat herbal dari hulu ke hilir.
Pemateri pertama Dwi Eva Nirmagustina SP MSi Phd yang merupakan pengajar teknologi pangan Polinela, memberikan materi tentang pengenalan tanaman herbal.
Di samping itu, bahan bahan aktif yang terdapat dalam tanaman herbal, serta beberapa resep jamu empiris dan jamu sciencetific serta manfaatnya bagi kesehatan.
Universitas Saburai
KSU Munyai Mekhawan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
