Universitas Saburai Gelar Pelatihan Manajemen Usaha Obat Herbal
lampung@rilis.id
Pesisir Barat
Sedangkan pemateri kedua, Septa Riadi STP MM MSi, dosen pada prodi manajemen Universitas Saburai memberikan materi berkaitan dengan aspek pemasaran dan perizinan.
Di antaranya tentang bauran pemasaran (marketing mix), teknik pengemasan dan pemberian label, perizinan untuk industri rumah tangga, dan juga perizinan halal MUI.
Kegiatan dilanjutkan dengan praktik pembuatan obat herbal dari bahan-bahan yang ada di sekitar rumah hingga pengemasan dan pelabelan.
Wakil Ketua KSU, Fitriati, menyatakan kegiatan ini sangat berguna karena dapat memanfaatkan potensi lokal di sekitar rumah untuk digunakan menjadi obat herbal.
"Seperti meniran, sebelumnya kami menganggap hanya rumput. Ternyata memiliki khasiat yang baik bagi banyak penyakit,” tuturnya.
Harapan Fitri ke depannya kegiatan pendamping seperti ini rutin dilakukan dan dapat dilanjutkan dengan mencari pangsa pasar yang baik. (*)
Universitas Saburai
KSU Munyai Mekhawan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
