Uang Nasabah Hilang, BRI Siap Tanggung Jawab

Ainul Ghurri

Ainul Ghurri

Jakarta

14 Maret 2018 17:46 WIB
Bisnis | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILISID, Jakarta — Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyatakan akan menangani kasus hilangnya dana nasabah secara misterius di Unit BRI Ngadiluwih, Kediri, Jawa Timur (Jatim). Kondisi tersebut diduga karena adanya aksi skimming, alias penyadapan data nasabah pada kartu ATM.

Direktur Konsumer BRI Handayani mengutarakan, sehubungan dugaan terjadinya insiden skimming di Kediri, BRI sedang melakukan investigasi internal, baik jumlah kerugian nasabah, maupun sistem keamanan di internal perusahaan plat merah tersebut.

"Kami juga telah melaporkan hal ini kepada pihak berwajib. BRI akan bertanggung jawab penuh terhadap kerugian yang dialami nasabahnya, apabila hasil investigasi menunjukkan bahwa terbukti terjadi skimming," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (14/3/2018).

Handayani menambahkan, pihaknya juga telah mengambil langkah preventif untuk mengantisipasi terjadi hal serupa dengan berbagai langkah terutama dalam rangka untuk mengamankan uang nasabah baik dari sisi teknologi maupun kebijakan.

"BRI juga terus menghimbau nasabah agar mengganti PIN secara berkala. Edukasi keamanan bertransaksi, senantiasa diberikan perusahaan melalui akun Twitter @kontakBRI, Facebook BANK BRI, website bri.co.id, sms, email dan Kantor Cabang BRI seluruh Indonesia," jelasnya.

Sebagai informasi, sejumlah nasabah BRI di Ngadiluwih, Kediri mengalami kehilangan jumlah uang dari Rp500 ribu bahkan, ada juga yang sampai Rp10 juta. Nasabah yang kehilangan itu akhirnya melaporkan kepada pihak kepolisian setempat terkait hilangnya dana tabungan mereka.

BRI menduga, hilangnya uang nasabah tersebut dilakukan dengan metode skimming.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya