Trump-Kim Bertemu, Apa Dampaknya terhadap Ekonomi Indonesia?

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

12 Juni 2018 07:16 WIB
Bisnis | Rilis ID
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution. ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza
Rilis ID
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution. ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILISID, Jakarta — Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Utara Kim Jong Un bakal bertemu di Capella Hotel, Pulau Sentosa, Singapura, Selasa (12/6/2018) waktu setempat. Adakah pengaruhnya terhadap perekonomian Tanah Air?

"(Pertemuan) Trump dengan Kim Jong Un itu, politiknya yang penting," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, di Jakarta, Senin (11/6).

Baginya, pertemuan kedua pemimpin negara itu lebih bersifat politis. Sebab, karena salah satu pembahasan utamanya mengenai perlucutan senjata nuklir.

Meski begitu, Darmin tak "menutup mata" akan adanya imbas terhadap perekonomian global secara keseluruhan. Catatannya, kedua pihak tak menemui kata sepakat. "Sentimen ke ekonomi itu, akibat tidak langsung. Bukan akibat langsung," jelasnya.

Pemerintah sebelumnya menyatakan, mewaspadai berbagai risiko dari perkembangan eksternal yang bisa menganggu kinerja perekonomian nasional pada 2018 dan 2019. Satu di antaranya, terkait normalisasi kebijakan moneter Bank Sentral AS The Fed, potensi kebijakan proteksionisme, serta faktor geopolitik perkembangan di Timur Tengah dan semenanjung Korea.

Sebagai informasi, pertemuan Trump dengan Kim merupakan sejarah. Pasalnya, baru kali pertama Pemimpin Korut bertemu Kepala Negara AS dan keduanya sama-sama masih menjabat.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya