Sudah Tau Belum, Balitbangtan Punya Kentang Sangkuriang yang Toleran Penyakit Busuk

Elvi R

Elvi R

Jakarta

25 Maret 2020 11:39 WIB
Bisnis | Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan
Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan

RILISID, Jakarta — Kentang atau nama latinya Solanum tuberosum L. merupakan salah satu tanaman pangan terpenting ketiga yang ada di dunia. Kentan menempati tempat penting itu setelah beras dan gandum untuk dikonsumsi manusia. Kentang berasal dari daerah dataran tinggi Andes, Amerika Selatan.

Tanaman umbi-umbian tersebut tergolong tanaman berumur pendek. Tumbuhnya bersifat menyemak dan menjalar dan memiliki batang berbentuk segi empat. Batang dan daunnya berwarna hijau kemerahan atau berwarna ungu.

Varietas Sangkuriang Agrihorti adalah persilangan dari kentang varietas Atlantik dengan Katahdin. Sehingga rasanya masih sama  dengan Atlantik. Keunggulan bentuk umbi oval panjang, umur panen 100 – 110 hari setelah tanam, dapat beradaptasi pada adataran tinggi, hasil umbi 24,61-34,99 ton per hektare, memiliki daya simpan 2-3 bulan setelah panen.
Varietas Unggul Baru (VUB) Sangkuriang Agrihorti terbukti sangat toleran terhadap penyakit busuk daun. Petani menilai bahwa kentang varietas sangkuriang agrihorti memiliki pertumbuhan tanamannya sangat baik serta produksi umbinya bagus, baik dari kualitas maupun kuantitasnya.

Penggunaan VUB kentang Sangkuriang Agrihorti toleran penyakit busuk daun mempunyai keuntungan relatif yang tinggi, sangat sesuai dengan kondisi lingkungan dan kebutuhan petani.

Dari nilai faktor tersebut maka secara keseluruhan VUB kentang Sangkuriang Agrihorti tersebut mempunyai sifat inovasi teknologi yang sangat tinggi. Sehingga berpeluang sangat tinggi untuk diadopsi oleh petani. Dari sisi keamana pangan, varietas tersebut aman untuk dikonsumsi.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya