Perguruan Tinggi Vietnam Jajaki Kerja Sama dengan Balitbangtan

Elvi R

Elvi R

Jakarta

23 November 2019 10:14 WIB
Bisnis | Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan
Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan

RILISID, Jakarta — International University, bagian dari Vietnam National University (IU-VNU) di Ho Chi Minh city, Vietnam mengundang Kepala Bidang Kerjasama dan Pendayagunaan Hasil Penelitian Puslitbang Perkebunan, Jelfina C. Alouw, PhD, untuk berdiskusi dengan dekan, dosen dan mahasiswa Pascasarjana School of Biotechnology pada Selasa (19/11) lalu, di kampus IU-VNU.  

Dalam diskusi, Jeflina menyampaikan, Balitbangtan telah menghasilkan sejumlah teknologi mulai dari penyiapan bahan tanaman, budi daya, pengendalian hama dan penyakit serta pengolahan hasil.

“Hasil Litbang harus bisa menjawab tantangan perkebunan dan pertanian pada umumnya serta menunjang kemandirian pangan bagi masyarakat.” ujarnya. 

Dekan School of Biotechnology menyampaikan, kelapa merupakan komoditas unggulan Propinsi Ben Tre dan Vietnam secara umum. Sehingga program penelitian dan pengembangan kelapa intensif dilakukan oleh IU-VNU dalam rangka menjawab tantangan perkelapaan kelapa.

“Di antaranya untuk mendapatkan varietas kelapa yang memiliki karakteristik unggul dalam berbagai aspek seperti kandungan minyak, air, daging dan nutrisi yang baik untuk kesehatan serta tahan hama dan penyakit melalui kultur jaringan," ungkapnya.  

Nguyen Thien Quang, salah satu dosen IU-VNU mempresentasikan berbagai project yang sementara dikerjakan di laboratorium untuk mendapatkan teknik mikro propagasi kelapa yang lebih efisien. Sehingga mampu digunakan dalam produksi masal benih kelapa unggul. 

“Pengembangan protocol untuk Mikro-propagasi kelapa melalui somatic embryogenesis berasal dari plumule explant dan inflorescence explant.” jelasnya.

Selanjutnya disampaikan bahwa IU-VNU berencana melaksanakan konferensi international pada 2020. Diharapkan Balitbangtan, Kementan dan peneliti dari negara-negara penghasil kelapa di dunia dapat hadir dan berpartsipasi mempresentasikan hasil-hasil penelitian dan pengembangan bidang pertanian, serta sharing knowledge serta pengalaman dalam membangun pertanian.

Pada akhir diskusi, Dekan School of Biology mengharapkan agar kerja sama dalam bidang penelitian dan pengembangan serta capacity building antara IU-VNU dan Indonesia khususnya Balitbangtan, dapat segera terwujud. Memperluas networking dengan organisasi nasional dan international dianggap penting untuk membangun pertanian yang tangguh.

Terpisah, Kepala Balitbangtan, Dr. Fadjry Djufry menyatakan Indonesia, melalui Balitbangtan juga tengah fokus pada penciptaan produk berdaya saing tinggi di pasar global

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya