Pengamat Puji Gebrakan Mentan Berantas Mafia Pangan

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

24 Juli 2018 16:10 WIB
Bisnis | Rilis ID
Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat kunjungan kerja ke daerah menggunakan perahu menelurusi sungai. FOTO: Humas Kementan
Rilis ID
Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat kunjungan kerja ke daerah menggunakan perahu menelurusi sungai. FOTO: Humas Kementan

Terpisah, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Ditjen Hortikuktura, Kementerian Pertanian, Prihasto Setyarto, mengungkapkan di tengah komitmen mewujudkan kepemerintahan yang bersih, pada era kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ini tidak henti-hentinya melakukan bersih-bersih dari korupsi. Bersih-bersih ini tidak hanya bagi kalangan intern pegawai Kementan, melainkan juga bagi pihak pihak yang terkait pertanian.

"Iya sikat habis. Kami tidak pandang bulu bagi semua pihak yang bermain-main selewengkan bantuan, anggaran dan menyuap agar mendapatkan pekerjaan di sektor pertanian," ungkapnya

"Sampai saat ini, sudah 10 importir bawang putih kami coret. Sebanyak 5 importir bawang merah juga kami coret. Modusnya, bawang bombai mini dijadikan bawang merah, keuntungan yang diraup mencapai Rp1,24 triliun. Apabila 50 persen bawang bombai mini itu penetrasi ke pasar, keuntungan tambahanya Rp455 miliar. Ini bukan main keuntunganya diraup dari hasil curang yang memiskinkan petani dan negara pun merugi," pungkasnya.

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya