Panen Padi Rakitan Balitbangtan Tunjukkan Hasil Maksimal
Elvi R
Jakarta
RILISID, Jakarta — Hasil panen padi rakitan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) di sejumlah daerah menunjukkan hasil maksimal. Salah satunya panen Inpari 32 di Desa Mindahan, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Petugas Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Batealit, Ridwan menyebutkan, petani memperoleh hasil 7,5 ton gabah per hektar.
"Berdasarkan ubinan tadi, hasilnya adalah 4,79 dengan produktuvitas rata-rata 7,5 ton per hektare," ujar Ridwan pada Rabu (1/4/2020).
Masih di provinsi yang sama, panen juga berlangsung di Desa Jagoan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali.
Salah satu varietas unggul rakitan Balitbangtan yang dimanfaatkan petani adalah IR 64 dengan priduktivitas 69 kwintal per hektare.
Penyuluh Pertanian, Siswono menyebutkan, total lahan yang dipanen mencapai 86 hektar. Selain varietas unggul rakitan Balitbangtan, para petani juga memanfaatkan beberapa jenis varietas lokal.
"Saat ini panen sudah hampir selesai. Namun masih ada padi yang masih hijau, dan sudah ada juga petani yang mulai menanam (lagi)," kata Siswono.
Dari panen yang berlangsung di beberapa lokasi ini diharapkan ketersediaan pangan di tengah wabah Covid-19 tetap terpenuhi.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
