PT AUTJ Terancam Bangkrut dan PHK 33 Pekerja, DPRD Tanggamus Minta APH Selidiki
Adi Yulyandi
Tanggamus
Anggota DPRD Tanggamus Nuzul Irsan meminta Aparat Penegak Hukum (APH) menyelidiki dugaan korupsi di PT AUTJ.
Nuzul pun geram melihat kondisi BUMD milik Pemkab Tanggamus itu. Sehingga, puluhan warga harus kehilangan mata pencaharian akibat dua unit usaha tidak beroperasi.
"Jika SPBU tutup dan merugi, lalu ke mana BBM yang terjual selama ini? Logikanya, tentu SPBU mendapat keuntungan. Kita logika saja, pengecer yang di pinggir jalan pakai botol itu jika bensinnya terjual habis, maka mendapat untung. Lha kok bensin setelah sampai tak lama terjual habis, masa bisa rugi," ungkapnya, Minggu (16/6/2024).
Nuzul karenanya meminta APH untuk menyelidiki dugaan korupsi di PT AUTJ.
"Diduga ada oknum yang memakai uang perusahan untuk kepentingan pribadi, sehingga perusahaan bangkrut," tegasnya. (*)
PT AUTJ
Pekerja di-PHK
DPRD Tanggamus
APH
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
