Mau Makan di Dalam Pesawat Milik Resto Rumah Kayu? Tahun Ini Dibuka
Dora Afrohah
Bandarlampung
Meski demikian, ia mengakui bahwa pihaknya merasakan dampak dari pandemi. Mulai dari penurunan pengunjung hingga 40 persen hingga pengurangan karyawan yang awalnya hampir 200 orang, saat ini hanya sekitar 50 karyawan saja.
“Penerapan protokol kesehatan juga tetap menjadi fokus, mulai dari pengecekan suhu tubuh di pintu masuk, penyediaan tempat cuci tangan di banyak titik, hingga penyemprotan desinfektan ketika meja selesai digunakan tamu. Kemudian pembatasan kapasitas, hingga pemberian alat makan seperti sendok dan garpu yang direndam air panas guna menstrerilkan,” papar Dicky lagi.
Kini, pemesanan di Rumah Kayu terakhir pukul 21.00 WIB dan tutup pukul 22.00 WIB. Kemudian menu yang paling banyak dipesan menurut Dicky Ikan Kuwe khas Manado atau biasa disebut Ikan Simba Dabu-dabu.
“Dengan perpaduan bumbu pedas gurih yang nikmat, kami mampu menghabiskan ratusan ekor ikan simba tiap minggunya,” pungkas Dicky.(*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
