Mau Dapat Kuota Impor Daging? Ini Syaratnya

Ainul Ghurri

Ainul Ghurri

Jakarta

28 Maret 2018 22:46 WIB
Bisnis | Rilis ID
Daging. FOTO: pixabay.com
Rilis ID
Daging. FOTO: pixabay.com

RILISID, Jakarta — Kementerian Perdagangan (Kemendag) membuka keran impor daging sapi guna menjaga stabilitas stok dan harga jelang Ramadan hingga Lebaran. Namun, izin diberikan untuk importir yang siap menjual Rp80 ribu per kilogram.

"Kalau tidak bisa, ya, tidak masalah. Kami akan impor sendiri melalui Bulog," ujar Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, di Gedung Kemendag, Jakarta, Rabu (28/3/2018).

Daging bakal diimpor dari Brasil dan Australia. Sampai kini masih dalam tahap pemeriksaan kesehatan dan standarisasi nasional.

"Kami siapkan administrasinya untuk impor dari Australia. Jika ada peluang kekurangan yang diperlukan, akan kami persiapkan administrasinya sekitar dua minggu," jelas politisi Partai NasDem ini.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Industri Pangan Strategis, Juan Permata Adoe, mengatakan, stok sapi hidup untuk persiapan Mei-Juni mencapai 130 ribu ekor. Khusus Jabodetabek sebanyak 90 ribu ekor.

"Untuk daging sapi, kita tertolong impor daging kerbau dari India sebanyak 100 ribu ton. Dengan masuknya 30 ribu sampai 50 ribu (dari kuota daging sapi) saja, kita sudah mampu memenuhi harga jual Rp80 ribu per kilogram," tuntasnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Unknown
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya