KTNA Dukung Mentan Amran Berantas Mafia Pangan

Sukma Alam

Sukma Alam

Jakarta

17 Juni 2018 13:32 WIB
Bisnis | Rilis ID
FOTO: Istimewa
Rilis ID
FOTO: Istimewa

RILISID, Jakarta — Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional, Winarno Tohir, mengdukung langkah Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berantas mafia pangan. Pasalnya, para mafia telah membuat petani sengsara dan rakyat menderita.

“Sejak Amran dilantik menjadi Menteri hingga sekarang memang getol bersih-bersih di internal dan di eksternal.  Jadi wajar ada pihak pihak yang tidak senang. KTNA dukung berada di belakang Mentan memberantas mafia,” ujar Winarno,  Minggu (17/6/2018).

Menurutnya, Amran merupakan pemimpin yang baik, amanah dan berintegritas, membela dan melindungi petani. “Janganlah difitnah dengan berita hoaks,” ungkapnya.

“Amran memperhatikan petani. Buktinya sudah banyak kabupaten dikunjungi Mentan, rutin keluar masuk rumah petani dan banyak membantu petani miskin.  Traktor, pompa, pupuk, benih, ayam disalurkan ke petani. Infrastruktur jaringan irigasi, embung, cetak sawah dibangun besar-besaran. Kebijakannya sangat jelas melindungi petani. Banyak regulasi yang menghambat dicabut dan direvisi,” tambahnya.

Ia mengatakan, Amran juga memperhatikan keluhan petani seperti pupuk langka, setelah lebih dari 40 kasus oplos pupuk diproses hukum, kini pupuk aman dan lancar.

Dalam berbagai kesempatan Menteri Pertanian itu selalu mengatakan “seluruh proyek pengadaan harus transparan, tak boleh ada kongkalikong, termasuk yang terkait dengan perizinan impor. Gratifikasi harus dilaporkan dan disetor ke KPK”. 

Ia mengatakan, program bersih-bersih di internal Kementan, sebanyak 1.295 pejabat dimutasi, demosi dan sebagian dipecat oleh Mentan.  Bahkan Satgas Pangan telah menindak lebih dari 400 kasus bahan pokok.

“Permainan mafia bawang putih yang merugikan masyarakat, juga sudah di blacklist 5 importir nakal.  Sebentar lagi Mentan kayaknya akan mem-blacklist beberapa importir bawang bombai mini yang sangat merugikan petani bawang merah,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia Pusat, KH Ma’ruf Amin, mengatakan, kasus hoaks dan fitnah yang menimpa Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman jangan sampai terulang lagi.

"Beliau pemimpin yang baik, bekerja keras sepenuh hati untuk umat harus kita dorong dan lindungi bersama” ujarnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya