Harga Tiket Pesawat Akhirnya Turun, Ini Penjelasan Garuda
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesia National Air Carriers Association/INACA) akhirnya menurunkan harga tiket pesawat, Minggu (13/1/2018). Kritikan soal harga tiket pesawat yang mahal dari masyarakat menjadi penyebabnya.
General Manager Garuda Indonesia Tanjungkarang, Gatot Rijadi, mengatakan penurunan harga yang dilakukan tiap maskapai berbeda-beda. Yakni kisaran 20 persen ke atas sampai 60 persen.
"Sebenarnya bukan diturunkan, hasil rapat dengan Menhub dibuka harga di bawahnya," ujarnya kepada rilislampung.id.
Gatot mencontohkan harga tiket pesawat ekonomi kelas dengan harga bawah Rp200 ribu dan harga atas Rp500 ribu. Dari harga itu, dibuat bermacam-macam kelas, ada a, b, c, dan seterusnya.
Otomatis harga bawah paling diminati. Untuk itu pihaknya membatasi penjualan tiket kelas ekonomi bawah hanya 10 dari 100 persen.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, menurut dia, telah menentukan harga tertinggi tiket pesawat Lampung-Jakarta Rp509 ribu dan berlaku untuk semua maskapai penerbangan.
”Sementara, untuk rute Lampung-Medan Rp700 ribu lebih dan Lampung-Jogja berkisar Rp1 juta lebih,” ujarnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
