Harga Komoditas Unggulan Pertanian Mesuji mulai Rontok
Juan Santoso Situmeang
Mesuji
Dengan turunnya harga ubi kayu di kabupaten Mesuji menyusul dua komoditas sebelumnya yakni Tandan Buah Segar (TBS) dan jenis karet maka saat ini praktis komoditas yang masih di harga yang belum berubah hanya gabah.
Hal itupun, jelas Wayan, gabah kering panen (GKP) terpantau tinggi, yakni mencapai Rp7100/kg, kenyataanya, tidak ada yang menjual gabahnya.
Sebab, kata Iwan, meski harga GKP terpantau stabil tapi di wilayah Kecamatan Mesuji dan Rawajitu Utara adalah saat ini tidak ada petnai yang menjual gabahnya.
Selain karena persediaan pangan pribadi ditahannya gabah untuk antisipasi kelangkaan beras di masyarakat Kabupaten Bumi Ragab Begawe Caram tersebut.
Karena di prediksi baik oleh Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) serta Dinas Pertania Mesuji yang menyebutkan musim puncak kemarau atau cuaca ekstrem masih harus tetap diwaspadai.
“Karena baru sekarang pertengahan November mulai olah lahan sawah, dipastikan tanam padi mundur termasuk panen nantinya. Nah, karena baru tanam sekarang, berarti tiga bulan kedepan baru panen, maka puncak paceklik (tidak memiliki apa-apa) antara Feberuari –Maret 2024,” kata Kadis Pertanian, Pariman. (*)
harga
komoditas
pertanian
turun
mesuji
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
