Harga Komoditas Unggulan Pertanian Mesuji mulai Rontok
Juan Santoso Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Setelah harga komoditas sawit dan karet turun, kini giliaran ubi kayu alias singkong di Kabupaten Mesuji juga ikut terjun bebas.
Harga komoditas peghasil tepung tapioka hanya dibeli oleh lapak dan pabrik Rp1.450/kg.
Hal itu diungkapkan, Komang, salah satu petani singkong di Desa Budiaji, Kecamatan Simpangpematang, Sabtu (18/11/2023).
Ia menyebutkan sejak dua hari lalu harga ubi kayu tinggal Rp1.450/kg di lapak sekitar desanya.
“Sekarang harga sudah turun, sejak hujan beberapa kali mengguyur wilayah Mesuji hampir keseluruhan. Jadi barang membludak, harga ya otomatis turun,” katanya.
Sebelumnya, harga singkong mencapai Rp1.955/kg di pabrik pengolahan tapioka di Desa Agungbating, Kecamatan Simpangpematang.
“Tapi dua hari ini harga langsung terjun bebas kok, langsung hilang Rp545/kg,” ujarnya.
Kondisi itu, kata dia, sudah diprediksi dua pekan lalu, sejak mulai turun hujan di sebagian besar wilayah Kabupaten Mesuji.
Karena begitu hujan turun dua hari berturut-turut, kata Wayan, petani langsung serentak melakukan panen. Bahkan, usia ubi kayu yang belum masuk masa panen pun banyak yang langsung dicabut lantaran harga yang cukup baik.
“Saya sudah curiga dan harap-harap cemas, soalnya kok barang langsung membludak, sampai tempat penampungan hasil yakni umbi singkong tidak muat lagi,” ujarnya.
harga
komoditas
pertanian
turun
mesuji
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
