H+1 Lebaran, Harga Cabai dan Bawang Bersahabat

Default Avatar

Anonymous

Jakarta

16 Juni 2018 18:30 WIB
Bisnis | Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan
Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan

Kasubdin Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Magelang, Yoga, mengatakan pihaknya menyiapkan pertanaman ratusan hektare untuk memasok aneka cabai menghadapi Idul Fitri ini.

Direktur Jenderal Hortikultura, Suwandi, saat mengunjungi Magelang menjelaskan, harga cabai jenis rawit merah dan keriting hingga H+1 terpantau stabil.

Pasokan tinggi karena banyak lokasi cabai panen.

 “Aktivitas pasar pada H-1 hingga H+1 rata-rata belum ramai. Sedangkan produksi banyak bahkan cenderung meningkat. Harga cabai kita pantau juga stabil dan nyaris tidak gejolak,” jelas Suwandi.

Data harga di Pasar Induk Kramatjati 14 Juni 2018, cabai rawit hijau Rp28.000, cabai rawit merah Rp36.000, cabai merah keriting Rp30.000, bawang merah Rp26.000 dan bawang putih Rp18.000 per kilogram

Berdasarkan pantauan di beberapa pasar di DKI Jakarta pada H+1 antara lain di Pasar Kebayoran Lama, Pasar Rumput, Pasar Cijantung dan Pasar Tomang Barat, harga cabai rawit merah dijual Rp38.000 sampai Rp44.000.

Periode yang sama tahun lalu 2017, harga Cabai Rawit Merah di pasar DKI Jakarta rata-rata Rp52.400 per kilogram. Artinya tahun ini harga cabai rawit merah lebih murah.

Sementara untuk cabai merah keriting pada H+1 dijual Rp40.000 per kilogram dan cabai merah besar Rp45.000, harga dalam batas normal.

Dirjen Suwandi menyebutkan, pasokan bawang merah saat ini cukup melimpah karena panen raya di sentra terbesar bawang merah Indonesia yaitu Kabupaten Brebes dan sekitarnya.

“Bulan Juni 2018 ini saja setidaknya lebih dari 3.300 hektare bawang merah dipanen di Brebes. Bulan Juli panen 4.600 hektare. Jadi kami pastikan, pasokan dan harga bawang merah hingga H+1 lebaran ini sangat stabil,” imbuhnya.

Menampilkan halaman 2 dari 3

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya