Gus Burhan Berharap 10 Tahun Lagi Lahir Erick Thohir Baru dari Santri Lambar
Pandu Satria
Lampung
RILISID, Lampung — Ustaz Gus Nurul Burhan resmi dilantik sebagai Ketua Majelis Dzikir At-Thohir Lampung Barat (Lambar) di Pondok Pesantren Ma'had Roudlotus Sholihin Desa Gunung Ratu Kecamatan Bandar Negeri Suoh pada Jumat (20/5/2022).
Gus Burhan dilantik oleh KH. Ki Agus Ridwan yang disaksikan oleh penceramah Ustad Syafwatillah Muhzaib, pengasuh pondok pesantren, pimpinan Nahdlatul Ulama (NU) Lampung Barat, Koordinator Majelis Dzikir At-Thohir Provinsi Lampung Syamsir, Camat Bandar Negeri Suoh Heru Iskandar, Kapolsek Bandar Negeri Suoh Iptu Abubakar, perwakilan Kemenag Martin, para kepala desa.
Dalam sambutannya, Gus Burhan mengucap syukur atas amanah yang diberikan kepadanya untuk memimpin majelis Dzikir At-Thohir di Lambar.
“Semoga ke depan lebih baik dan lebih istiqomah lagi untuk umat dan khususnya di Lampung Barat,” ujarnya.
Dikatakan Gus Burhan, program kerja Majelis Dzikir At-Thohir ke depan tidak hanya berfokus pada kegiatan keagamaan, namun kegiatan sosial hingga peningkatan ekonomi umat juga diutamakan.
“Insyaallah kami merencanakan untuk program selanjutnya adalah program sosial keagamaan dan peningkatan ekonomi, khususnya buat guru ngaji dan tokoh-tokoh keagamaan yang ada di Lampung Barat,” ucapnya.
Dilanjutkan Gus Burhan, sebelum dirinya dan pengurus dilantik mereka sudah berkeliling ke setiap Kecamatan untuk membicarakan program kerja Majelis Dzikir At-Thohir Lampung Barat. Dan program yang diusulkan setiap Kecamatan adalah pengembangan UMKM di setiap desa yang tersebar di 15 Kecamatan di Lampung Barat.
“Alhamdulillah Senin yang lalu kami bersama pengurus yang ada di Kabupaten Lampung Barat sudah bergerilya untuk berkeliling di 15 Kecamatan yang ada di Kabupaten, terutama untuk membicarakan program selanjutnya yang berkaitan dengan UMKM yang ada,” kata Gus Burhan.
Dijelaskan Gus Burhan, saat ini salah satu unit usaha tang sedang dijalan oleh santri di pondok pesantren Ma'had Roudlotus Sholihin adalah sabun cuci piring. Produk sabun cuci piring ini diberi nama Masclin dan itu hasil produksi santri yang akan dikembangkan lebih luas lagi ke depan.
“Dan alhamdulillah sudah ada satu unit usaha yang kami jalani sekarang yakni produksi sabun cuci piring yang InshaAllah hari ini sudah buka stan di acara tabligh akbar. Nama sabunnya Masclin,” jelasnya.
Erick Thohir
Gus Burhan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
