Dukung Program Kostra Tani, BPTP Bengkulu Adakan Sosialisasi dan Tanam Bersama Turiman
Elvi R
Jakarta
Usep menyampaikan bahwa setiap kegiatan pertanian selalu bekerjasama dan melibatkan unsur dari TNI.
“Dan yang paling penting BPTP Balitbangtan Bengkulu selalu hadir untuk masyarakat tani yang ada di Kabupaten Seluma, baik melalui kegiatan pengkajian maupun pendampingan teknologi”. Pungkasnya.
Diakhir kata sambutan dan arahannya, Sekdis secara resmi membuka acara sosialisasi.
Materi yang disampaikan pada saat sosialisasi sebanyak 2 materi, yaitu materi pertama dengan judul “Rencana kerja dan anggaran kegiatan dinas Pertanian tahun 2020” yang disampaikan oleh Sekdis Pertanian Kabupaten Seluma dan materi kedua dengan judul “Teknologi Tumpangsari Tanaman Padi-Jagung-Kedelai” yang disampaikan oleh Yahumri, SP.
Setelah kegiatan sosialisasi, selanjutnya dilaksanakan kegiatan tanam bersama yang dilaksanakan di lahan petani kooperator (Kirman) dengan kepemilikan lahan seluas 1,2 hektare. Pada saat tanam, para peserta dijelaskan terlebih dahulu terkait teknis penanaman Turiman oleh pemandu (Yahumri, SP) sebagaimana yang didapatkan secara teori pada saat kegiatan sosialisasi. Tanam bersama diikuti seluruh pejabat, undangan, dan peserta kegiatan sosialisasi dengan mengguanakan alat tanam benih langsung (Atabela) yang difasilitasi dari Dinas Pertanian Kabupaten Seluma. Tanam bersama ini merupakan simbol bahwa untuk mencapai sebuah keberhasilan diperlukan saling asah, asih, dan asuh.
Tiga teknologi Turiman, yaitu Turiman Padi Gogo-Kedelai (Gole: 1,5h a), Turiman Jagung-Padi Gogo (Jago: 1 ha) dan Jagung-Kedelai (Jale: 1 ha) yang akan didisplaykan di Desa Lawang Agung, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma seluas + 3,5 ha yang melibatkan petani kooperator sebanyak 4 orang. Komponen teknologi yang akan diterapkan antara lain, pengolahan tanah sempurna menggunakan alsin, seed treatment, pengaturan populasi tanaman dengan rekayasa jarak tanam, penggunaan varietas unggul baru (padi menggunakan varietas Inpago 11, Inpago 12, Luhur 1, Luhur 2, kedelai menggunakan varietas Dena 1; dan jagung menggunakan varietas Nasa 29), penggunaan pupuk hayati, dosis pupuk berdasarkan rekomendasi dan hasil analisis tanah di laboratorium; dan pengendalian hama/penyakit secara terpadu.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
