COVID-19 Tak Halangi Petani Bengkulu Panen

Elvi R

Elvi R

Bengkulu

1 April 2020 09:21 WIB
Bisnis | Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan
Rilis ID
FOTO: Humas Balitbangtan

RILISID, Bengkulu — Pandemi Global Virus Corona (COVID-19) tidak menghalangi aktivitas petani di Provinsi Bengkulu. Terbukti pada akhir Maret 2020 ini petani giat melakukan panen baik padi maupun jagung.

Giat panen, petani mampu menunjukkan, mereka merupakan para pejuang pangan yang terus menerus baik secara mandiri maupun melalui bantuan pemerintah mampu menyediakan pangan pada kondisi tanggap darurat seperti ini.  

Penyediaan pangan dalam menghadapi krisis merupakan sebuah keniscayaan dan itu merupakan pekerjaan mulia. 

Kepala BPTP Balitbangtan Bengkulu, Dr. Yudi Sastro, SP., MP melalui keterangan tertulisnya, Senin (30/03/2020), mengatakan, perkiraan luas panen padi periode Januari-Mei 2020 di Provinsi Bengkulu mencapai 47.555 hektare dengan produksi sebanyak 403.351,5 ton, sedangkan komoditas jagung mencapai 9.013,9 hektare dengan produksi sebanyak 50.929,8 ton. Perkiraan produksi tersebut dengan asumsi rerata produktivitas Provinsi Bengkulu komoditas padi diangka 4,5 ton per hektare dan komoditas jagung diangka 5,6 ton per hektare.

"Musim Panen ini akan berlanjut sampai dengan Mei 2020. Lokasi panen padi tersebar di lumbung padi Provinsi Bengkulu diantaranya di Kabupaten Bengkulu Selatan dan Seluma serta Bengkulu Utara" kata Yudi.

Dari informasi yang dihimpun beberapa kabupaten di Provinsi Bengkulu sudah melakukan giat panen, diantaranya Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu Selatan, Bengkulu Tengah, Lebong, Kepahiang, Kaur,  dan Seluma. Sementara itu, panen padi untuk Kabupaten Bengkulu Utara menurut Kepala Bidang Tanaman Pangan, Jamroh, SP akan mulai panen sekitar 60 hari kedepan.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dalam berbagai kesempatan juga meminta agar produksi pertanian tetap berjalan bahkan digenjot hingga berlipat-lipat. Apalagi, sektor ini memiliki potensi yang sangat besar dalam menumbuhkan ekonomi nasional.

Mengutip pernyataan Menteri Pertanian melalui rilis News Trubus, pihaknya berharap semoga wabah ini cepat selesai dan petani semakin semangat lagi dalam bercocok tanam mari kita buktikan dengan optimisme bahwa Indonesia akan terus ada sebagai negara besar, kaya, dan mari support mereka, jangan cemaskan jangan cemaskan mereka tentang Covid-19 disaat musim panen sekarang ini.

"Adanya musibah wabah virus Covid-19 ini tidak boleh membuat aktivitas pertanian berhenti. Kementan akan terus optimalkan SDM Pertanian untuk menggenjot produksi dan produktivitas bahkan ekspor," kata Syahrul.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya