BPTP Sumbar Terima Kunjungan Divisi Kerja Sama HPA Internasional
Elvi R
Jakarta
RILISID, Jakarta — Bertempat di ruang kepala balai, Kunjungan Divisi Kerjasama HPA Internasional Bidang Pertanian Yohandrizon Syamsu,SP diterima langsung oleh Kepala BPTP Sumatera Barat Dr. Drs. Jekvy Hendra,M.Si di dampingi Sekretaris kepala balai Heru Rahmoyo Erlangga,S.TP.
Dalam kunjungannya Yohandrizon Syamsu,SP menyampaikan keinginannya menggandeng lembaga penelitian dan pengkajian ikut mengawal program Pertanian Hidayah dan Indonesia Berbuah sehingga progran dilapangan dapat pendampingan dari lembaga yg berwenang. Menanggapi hal tersebut Dr. Drs. Jekvy Hendra,M.Si menyambut baik terobosan yang dilakukan oleh HPA Internasional guna melakukan pemberdayaan pada petani di daerah. Dia juga memberikan saran serta masukan agar lebih baiknya kerja sama ini dilakukan dalam sebuah MoU antara HPA Internasional dengan Badan Litbang Kementerian Pertanian, sehingga turunannya berupa Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam dataran operasional lapangan terkait komoditas spesifik lokasi bisa dilakukan antara HPA Internasional dengan BPTP.
"Selain itu jika kegiatan lapang berupa pelibatan teknologi baru serta formula baru diaplikasikan dilapangan belum dilakukan uji kesesuaian lokasi maka kegiatan tersebut jika memiliki dampak negativ akan menimbulkan persoalan," katanya.
Kendati demikian, Dr. Drs. Jekvy Hendra,M.Si yakin produk Pupuk Organik Cair (POC) HPA Internasional apalagi dibuat dari bahan-bahan alami akan bermanfaat bagi peningkatan hasil produksi pertanian dilapangan tetap perlu pelibatan lembaga yang berwenang guna pengawal pelaksanaan teknologi tersebut dilapangan.
Menanggapi saran tersebut, Yohandrizon Syamsu,SP menyambut baik dan akan melakukan langkah-langkah pembicaraan MoU dengan Badan Litbang Kementerian Pertanian di Jakarta.
Selain dari hal tersebut, Yohandrizon Syamsu,SP juga menyampaikan ketertarikan HPA Internasional mengembangkan peternakan Ayam KUB guna pemberdayaan peternak lokal. Di samping itu, pengembangan produk sehat pertanian lainnya dengan dukungan kerjasama BPTP perlu ditindaklanjuti kedepannya.
Selain itu, HPA Internasional juga tertarik membuat mini pabrik Pupuk Organik Cair yang berlokasi di Kabupaten Solok guna menekan biaya produksi dan transportasi sehingga harga POC dapat terjangkau oleh petani sekitar.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
