BPTP Sumbar Kenalkan Teknologi Tumpang Sari Tanaman

Elvi R

Elvi R

Padang

25 November 2019 20:30 WIB
Bisnis | Rilis ID
Teknologi Tumpang Sari Tanaman. FOTO: Antara
Rilis ID
Teknologi Tumpang Sari Tanaman. FOTO: Antara

RILISID, Padang — Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Barat memperkenalkan hasil kajian penerapan teknologi tumpang sari tanaman (Turiman). Tekknologi ini merupakan penggabungan dua jenis tanaman dalam satu lahan kepada petani di provinsi itu.

Peneliti senior BPTP Sumbar Syahrial Abdullah mengatakan, Turiman memiliki kelebihan bisa mengoptimalkan penggunaan lahan. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan keuntungan dari dua atau lebih jenis tanaman.

Ia menyampaikan, penerapan teknologi ini telah diuji coba di Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan. Turiman dilakukan dengan tumpang sari antara jagung dengan padi gogo memakai sistem dua baris jagung, enam baris padi dan dua baris jagung empat baris padi

"Dari hasil uji coba terlihat perbedaan hasil karena dengan sistem dua banding enam hasilnya lebih bagus karena cahaya yang masuk lebih banyak," kata dia.

Penanggung jawab kegiatan kaji terap Turiman BPTP Sumbar Rifda Roswita berharap dari hasil uji coba ini kelompok tani bisa menerapkan teknologi Turiman.

Ia berharap penyuluh pertanian melakukan pendampingan kepada petani untuk menerapkan teknologi ini.

"Kami juga berharap dukungan dari Dinas Pertanian untuk terus melanjutkan penerapan teknologi ini di Kabupaten Solok Selatan," katanya.

Terpisah Sekretaris Dinas Pertanian Solok Selatan Lusi Susanti  menyatakan, siap untuk melanjutkan teknologi Turiman yang telah diperkenalkan oleh BPTP Sumbar di Solok Selatan.

Dinas pertanian akan menyediakan benih padi dan jagung agar bisa ditanam secara tumpang sari oleh Petani di Solok Selatan.

Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian Solok Selatan Vera Septaria menyampaikan pihaknya akan menyediakan benih, sehingga petani tinggal mengajukan melalui PPL atau BPP dan harus di taman dengan teknologi tumpang sari seperti yang dilakukan oleh BPTP Sumbar.

"Kami akan mengerahkan PPL untuk terus mendampingi petani dalam menyebarluaskan teknologi tumpang sari ini dalam kegiatan-kegiatan penyuluhan yang mereka lakukan di wilayah binaan masing-masing," ujarnya.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya